Ia pun meminta masyarakat untuk mengedukasi keluarganya akan sikap tersebut. Supaya semua paham dan tak lagi melakukan tindakan diskriminatif terhadap mereka yang terpapar virus covid-19.
“Kita bahkan bisa menyediakan kebutuhan sehari-hari mereka selama masa karantina. Tentu saja dengan menjaga jarak aman dengan mereka,dan yang penting juga menggunakan masker,” ungkapnya.
Ajakan walikota Banjarmasin tersebut disambut baik tokoh masyarakat Kelayan A Luar, H.Muslih. Menurutnya sudah sepatutnya masyarakat menggelorakan semangat gotong-royong dalam membantu penanganan kasus covid-19. Salah satunya semangat menjaga protokol kesehatan dan hidup sehat, dengan rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas, hingga menggunakan masker. Penularan covid-19 masih sangat mungkin terus terjadi. Oleh karena itu, setiap orang harus dipastikan disiplin dan komitmen mematuhi protokol kesehatan.
“ Ini adalah anjuran pemerintah untuk kebaikan bersama,sudah sepantasnya kita bersama-sama menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan memulai dari keluarga masing-masing,” ujar H.Muslih yang juga salah satu pemuka agama di Kawasan Kelayan A.
Editor : Edhi Dharmawan




















