Diskominfo HSU Konsisten Sosialisasikan Pencegahan Corona melalui Dialog

Lanjutnya, yang sudah terkonfirmasi, artinya sweb sudah positif sudah dilaksanakan pemakaman secara covid, hasil rapid reaktif pasti melakukan sweb, misal pasien di ruang isolasi kita meninggal walau pun belum sempat dilakukan sweb tapi saat pasien meninggal harus dilakukan sweb dulu, jadi sebelum pemakaman di ambil dulu sampelnya baru dilakukan pemulasaran, proses swab saat ini masih menunggu seminggu hingga 14 hari.

KASI Penunjang Non Medik, H. Akhmad Nizomi,SKM menambahkan mengikuti peraturan revisi 5 setelah didiagnosa PDP di tambah hasil rapid reaktif itu sudah protokol covid, ditambah pasien yang sudah konfirmasi di rawat kemudian meninggal itu sudah protokol covid-19

“Ada 147 pasien covid yang ada di HSU berdasarkan data di instalasi jenazah sampai saat ini ada 20 jenazah, dan yang sudah ada hasil keluar ada 9, yang sisanya kami masih menunggu hasil sweb,” bebernya.

Adapun 20 jenazah tersebut dilaakukan sesuai pemulasaran covid-19, diberlakukan waspada standar artinya memakai APD lengkap, perlu persetujuan keluarga, dalam hal ini keluarga harus menandatangani yang namanya informed consent. tim pemulasaran dan tim pemakaman, biasanya ada kendala di midiasi. kami sudah ada tim jadi tinggal telpon aparat.

Bertempat di Media Center Dinas KOMINFO HSU, dengan Narasumber H. Ahmad Nawawi Abdurrauf, S.Ag,M.M.Pd (Pembina Rohis RSUD PB Amuntai) H. Akhmad Nizomi,SKM.(KASI Penunjang Non Medik) IPDA Abdurrahman(Kassubag. DAL OPS Polres HSU). Fauzan irwanadi,S.Kep.Ners(IPCN RSUD PB Amuntai).

Penulis : Darma Setiawan
Editor : Aditya

Pos terkait