Kewaspadaan juga terhadap paham radikalisme yang berkembang di media sosial.
Untuk itu perlu ada intervensi pemerintah adanya paham radikalisme melalui medsos.”Mari kita diskusikan bersama dalam kontek pencegahan,” kata mantan ketua KPU ini.
Dalam diskusi tersebut disarankan silaturahmi perlu dibangun ke semua pihak, bukan hanya tokoh agama Islam tapi juga ke takoh agama lainnya serta tokoh masyarakat.
Sosialisasi pencegahan secara sinergis bukan hanya kepada anak muda tetapi juga kepada ulama mengenai
pemahaman ciri-ciri radikalisme sebagai cikal bakal terorisme.
Tentu pendekatannya secara kultural dan struktural dengan tetap menggali kearifan lokal.
Terakhir yang sangat penting adalah berbasis keluarga melalui orang tua untuk sosialisasi radikalisme sebagai upaya deteksi dini.
Editor : Yudha Aditya




















