Ada Corona, Lebaran Jauh dari Keluarga

  • Whatsapp

Baginya silaturahmi memang tidak cukup hanya dengan telpon dan video call, mengingat sejak dulu Hari Raya selalu dimeriahkan dengan sungkem ke orang tua dan keluarga yang lebih tua.

“ Seyogyanya sih kita silaturahmi bertemu, berjabat tangan dan berkumpul, tetapi karena lagi ada wabah seperti ini kita tidak bisa berbuat banyak,” papar Deden.

Sementara itu, Yuliana yang bekerja di salah satu tenant di Duta Mall mengungkapkan kesedihannya manakala tidak bisa pulang ke kampung halamannya saat lebaran.

Padahal jauh-jauh hari dirinya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk dibawa pulang ke Muara Teweh, Kalimanan Tengah (Kalteng). “ Sudah setahun lebih saya tidak pulang kampung karena sibuk bekerja,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Golkar Banjarmasin Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Rob

Lagi pula, katanya saat ini perusahaan tempat dirinya  bekerja meliburkan karyawannya dan praktis saat ini wanita 27 tahun ini hanya bisa berdiam diri di kost.

“ Sedih, kerja libur, tidak ada pendapatan dan tidak bisa berleberan bersama orang tua. Walau bisa setiap saat komunikasi lewat telpon tapi suasanya tidak senyaman bertemu,” lirihnya.

Semua narasumber berharap dan berdoa, semoga pandemi ini cepat berakhir dan aktivitas masyarakat bisa pulih kembali seperti sedia kala.

 

Editor : Didin Ariyadi

L

Pos terkait