Ia menjelaskan, Industri pengolahan di dalam negeri perlu dipacu pertumbuhan dan pengembangannya. Karena hal itu berperan penting meningkatkan nilai tambah sumber daya alam untuk dibuat sebagai barang setengah jadi hingga produk jadi.
“Makanya, kita harus fokus pada hilirisasi industri, yang tentunya akan membawa lompatan kemajuan bagi ekonomi kita,” bebernya.
Ditambahkannya, selama ini, hilirisasi industri telah memberikan multiplier effect yang luas. Baik itu penerimaan negara melalui ekspornya maupun penyerapan tenaga kerja yang bertambah. Kebijakan Hilirisasi perlu ditopang dengan penggunaan teknologi baru, termasuk penerapan era industri 4.0 untuk menggenjot produktivitasnya secara lebih efisien.



















