Ini yang Membuat Ibnu Sina Terima Penghargaan PWI Pusat

  • Whatsapp
10 kepala daerah yang akan menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina menjadi salah satu dari 10 kepala daerah yang akan menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjarmasin. Lantas, apa yang membuat dirinya menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan dari PWI itu ?.

Setiap tahunnya, pada peringatan HPN, PWI selalu menganugerahkan pengharaan kepada 10 kepala daerah yang berkomitmen dan konsisten menjaga serta melestarikan budaya setempat.

Pada tahun ini, Ibnu Sina mempresentasikan Banjarmasin sebagai kota sungai yang berbudaya dengan puluhan potensi wisatanya. Propsal yang berjudul “ Meangkat Batang Tarandam : Revitalitas Budaya Sungai di Banjarmasin” menjadikan dirinya terpilih dari 19 kepala daerah yang mengirim proposal.

BACA JUGA:  11 Srikandi Bakal Huni DPRD Kota Banjarmasin

Di hadapan para juri, Ibnu menuturkan ada 300 sungai yang saat ini masih aktif di Banjarmasin, disamping sungai utama yakni sungai Alalak, Sungai Martapura dan sungai Barito. Dengan jumlah sebanyak ini, maka tidak aneh jika Banjarmasin disebut sebagai kota Seribu Sungai.

Bukan itu saja, ia juga mengungkapkan selain menjadi jalur transportasi tradisional sejak dulu, sungai juga telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari warga Banjarmasin. Sungai dan segala isi yang terkandung di dalamnya telah menjadi bagian adat-istiadat, tradisi, ritual serta kebudayaan warga Banjarmasin atau yang lazim disebut sebagai Urang Banjar.

10 kepala daerah yang akan menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat

Pada perkembangannya hingga kini, keberadaan sungai bukan hanya memiliki fungsi tradisional belaka seperti : sarana kebutuhan sehari-hari, bagian kehidupan budaya sungai, sumber irigasi persawahan dan berkebun, sarana transportasi serta aktifitas warga tetapi juga menjelma menjadi sarana rekreasi ataupun pariwisata.

Pos terkait