Warga Sungai Jingah Keluhkan Ketiadaan Petugas Kebersihan

sungai jingah

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Pembagian bak sampah yang dilakukan oleh Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hal ini dilakukan guna menumbuhkan sikap peduli lingkungan agar warganya tidak membuang sampah sembarangan.

Namun pada sisi lainnya, warga mengeluhkan ada hal yang harus diperhatikan ketika membagikan bak sampah gratis, yaitu keberadaan petugas yang mengangkut limbah rumah tangga yang ditumpuk di bak sampah ke TPS agar tidak terjadi penumpukan sampah pada bak.

Desa Bersih tanpa petugas kebersihan

Salah satu warga Komplek Veteran, Kelurahan Sungai Jingah yang tidak ingin disebut namanya. Ia menyambut baik program pembagian bak sampah gratis yang diberikan oleh kelurahan.

“Program ini bagus. Sangat saya dukung, tapi di komplek kami tidak ada petugas yang mengangkut sampah dari komplek ke TPS,” ucapnya.

Menurutnya, program tersebut akan sia-sia jika hanya menyediakan tempat sampah tanpa memikirkan siapa yang mengangkutnya.

Senada dengan itu, Sakinah yang juga warga komplek tersebut turut menanyakan ketiadaan petugas pengangkut sampah di komplek yang ia tempati itu.

“Kalau seperti itu terus pasti terjadi penumpukan sampah, malah akan menambah kesan kotor bagi komplek ini,” ujarnya.sungai jingah 2

Ia menceritakan memang dulu pernah ada petugas yang mengangkut sampah dari komplek ke TPS. Namun sekarang sudah tidak tau lagi kemana keberadaan petugas tersebut.

“Menurut kabar sih, dikarenakan warga komplek tidak mau membayar iuran kebersihan yang ditagih mingguan, padahal jasa petugas tersebut sangat penting untuk menjaga kebersihan wilayah kami,” tambahnya.

Ibu rumah tangga ini berharap pihak kelurahan bisa mengkordinasikan pada setiap ketua RT khususnya yang berada di komplek kediamannya tersebut untuk mengadakan petugas kebersihan.

“Jadi, apabila ada petugas yang mengambil sampah setiap harinya, kebersihan lingkungan pun bisa terjaga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, DLH Banjarmasin, Marzuki menyebut jika persoalan itu adalah tanggung jawab Kelurahan setempat yang harus mengkoordinir warganya agar tidak terjadi penumpukan sampah.

“Dalam Perda Kota Banjarmasin sudah jelas. Tugas DLH adalah membawa sampah dari TPS ke TPA, kalau dari dalam komplek ke TPS adalah tugas kelurahan masing-masing,” jelas lelaki dengan panggilan jack itu.

Adapun Lurah Sungai Jingah, Jaenudin, mengatakan program pembagian bak sampah gratis tersebut tidak hanya sekedar membagikan saja, namun pihaknya juga sudah melakukan anjuran kepada setiap ketua RT yang ada di Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin untuk mengadakan petugas kebersihan pada setiap wilayah RT setempat.

“Kami sudah menyarankan pada setiap ketua RT untuk mengadakan rapat agar mengadakan petugas pengangkut sampah ke TPS sehingga tidak terjadi penumpukan di tempat sampah yang ada di Komplek,” kata Jaenudin ketika ditemui di ruang kerjanya.

Ia mengakui bahwa pentingnya keberadaan petugas kebersihan untuk mengangkut sampah ke TPS. Dan belum semua RT yang ada di Kelurahan Sungai Jingah mengakan hal tersebut.

Maka dari itu, ujar Jaenudin, bagi RT yang belum memiliki petugas kebersihan komplek agar segera mengadakan rapat dengan warganya untuk mendiskusikan bagaimana solusi untuk mengangkut sampah yang dibuang masyarakat ke tempatnya.

“Ini semua untuk kenyamanan kita bersama, jika lingkungan bersih maka semua hal yang berkaitan dengan masyarakat akan terasa nyaman,” pungkasnya.

Reporter : Zakiri
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Zakiri

Pos terkait