Sepanjang Tahun 2019 di Banjarmasin Terdapat 168 Bencana

  • Whatsapp
Sepanjang Tahun 2019 di Banjarmasin Terdapat 168 Bencana

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sepanjang tahun 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mencatat 168 bencana yang berhasil mereka tangani.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, HM Hilmi menyatakan dari hasil rekapan yang dilakukan oleh pihaknya. Bencana yang paling banyak ditangani adalah musibah kebakaran.

“Tercatan 88 kali kebakaran bangunan dengan rincian 67 kali kebakaran permukiman, 20 kali kebakaran bangunan lainnya seperti kios, toko, dan 1 kali kebakaran speed boat,” katanya lewat rilis yang dikirimkan ke wartaniaga.com, Selasa (31/12).

Tahun 2019 di Banjarmasin Terdapat 168 Bencana

Adapun kerugian dari musibah tersebut Hilmi membeberkan mencapai sekitar Rp 49.751.719.000, jumlah itu yang sudah berhasil terhitung oleh BPBD Kota Banjarmasin.

BACA JUGA:  Rizal Ramli : Membangun Optimisme Ekonomi di Tengah Kelesuan Akibat Virus Corona

Lanjutnya, untuk musibah pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang tercatat ada 19 kejadian yang mengakibatkan 21 batang pohon tumbang menutup akses jalan umum.

“Musibah orang tenggelam ada 8 kasus dengan rincian, 6 orang meninggal dunia, 1 orang berhasil selamat, dan 1 orang hingga kini belum ditemukan,” bebernya.

Selanjutnya untuk penanganan Ular masuk rumah terdapat 3 kali kejadian, BPBD berhasil mengevakuasi dengan rincian jenis ular Piton atau Sanca yang masuk permukiman warga. Serta mengekavuasi moyet yang masuk kepemukiman warga.

Baca Juga : cara aktivasi office 2010

“Serangan Lebah atau Tawon tercatat ada 15 kali penanganan dengan rincian penanganan Tawon 5 kali dan Lebah 10 kali, kedua hewan ini sempat melukai korban 7 orang terkena sengatan,” paparnya.

BACA JUGA:  Lanud Sjamsudin Noor Vaksinisasi Bersama,TNI-POLRI di Pondok Pesantren Al Istiqomah Banjarmasin

Selain itu kebakaran lahan di Kota Banjarmasin tercatat ada 21 kejadian dengan data total luas lahan yang terbakar 53,5 Hektar yang didominasi lahan pertanian pasca panen.

Adapun bencana puting beliung terjadi 3 kali sepanjang tahun 2019 dengan merusak 5 buah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, dengan data terdampak 7 KK dan 27 Jiwa.

“Kalau Bencana Banjir akibat air pasang dan hujan dengan intensitas tinggi tercatat ada 8 kali terjadi sepanjang tahun di 8 lokasi berbeda,” pungkasnya.

Reporter : Aditya
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Aditya

L

Pos terkait