Siaga El Nino 2026, PAM Bandarmasih Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Aman

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi saat berada di ruang kerja (Foto : Ist)

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Menghadapi potensi fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada Mei hingga Agustus 2026, PAM Bandarmasih mulai bersiap dengan berbagai langkah strategis guna memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun manajemen risiko secara menyeluruh, mulai dari penyediaan air baku, proses pengolahan, hingga distribusi ke pelanggan, Selasa (14/4).

Menurutnya, setiap potensi risiko telah diidentifikasi sejak dini, lengkap dengan langkah pengendalian yang matang agar dampak yang mungkin terjadi dapat diminimalkan.

“Langkah-langkah ini penting terutama untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya air laut ke sumber air baku,” ujarnya.

Untuk menjaga ketersediaan air, PAM Bandarmasih menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya memanfaatkan sumber air dari IPA II Pramuka, melakukan pencampuran sumber air baku, serta menyesuaikan langkah teknis dengan kondisi di lapangan.

Zulbadi menjelaskan, upaya tersebut bukan hal baru. Pengalaman sebelumnya saat kadar garam air baku melebihi ambang batas telah menjadi acuan dalam memperkuat kesiapsiagaan tahun ini.

Ia juga menyoroti potensi gangguan pada Intake Sungai Bilu yang berada dekat muara Sungai Barito, sehingga rentan terhadap intrusi air laut yang dapat meningkatkan kadar garam.

Meski demikian, PAM Bandarmasih telah menyiapkan langkah antisipasi tambahan, termasuk penyediaan mobil tangki air bersih jika terjadi gangguan distribusi.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar distribusi air tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti,” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk turut bersiap menghadapi musim kemarau dengan menyediakan tandon atau tempat penampungan air sebagai langkah antisipatif.

Zulbadi menegaskan, PAM Bandarmasih berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat menghadapi tantangan musim kemarau.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait