Masyarakat Kalsel Diminta Waspada Saat Pancaroba

  • Whatsapp
Waspada saat pancaroba

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dikenal sebagai paru parunya Indonesia, saat ini sedang berada di musim pancaroba, peralihan musim kemarau menuju ke musim penghujan.

Menghadapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Muslim menghimbau kepada seluruh warga Kalsel di berbagai penjuru agar waspada terhadap berbagai biang dan pemicu penyakit musiman yang kerap tiba di musim pancaroba.

“Pada masa pancaroba biasanya frekuensi orang yang menderita penyakit saluran pernapasan atas, seperti pilek atau batuk, relatif meningkat,” ungkapnya kepada wartaniaga.com disela jumpa pers pelepasan 5 peserta utusan Kalsel untuk dilombakan pada ajang inovasi dalam bidang kesehatan di Jakarta, di Aula Kantor Dinkes Provinsi Kalsel, Rabu (6/11).

BACA JUGA:  Bantu Penanganan, Ibnu Sina Sumbangkan 6 Bulan Gajih

Waspada Saat Pancaroba Musim Penghujan

Menurut Muslim, pancaroba dari musim penghujan ke musim kemarau biasa terjadi bulan Maret dan April. Sementara musim pancaroba yang dihadapi sekarang adalah pergantian musim kemarau ke musim penghujan yang kerap terjadi di bulan Oktober hingga Desember.

Alih alih demikian, Muslim bersyukur karena hingga saat ini belum ada laporan khusus mengenai berapa jumlah masayarakat yang terdampak dari fenomena pergantian musim ini. Namun ia menghimbau kepada masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

“Terutama pada perubahan cuaca atau pancaroba perubahan dari musim kemarau ke musim hujan seperti yang terjadi saat ini,” bebernya.

Masyarakat Waspada Saat Pancaroba

Selain itu Muslim meminta masyarakat Kalimantan Selatan agar lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah, untuk menambah daya tahan tubuh terhadap pancaroba. Pasalnya, berbagai penyakit rentan hinggap akibat cuaca yang kerap berubah.

BACA JUGA:  Wahid : Musrembang, Usulkan Prioritas Pembangunan

“Sebelum makan diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu, walaupun itu hal sepele tetapi sangat banyak manfaatnya,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, berbagai penyakit yang berpotensi muncul ketika perubahan musim saat ini yaitu, Influenza, demam, DBD, diare, muntaber, infeksi saluran pernapasan (ispa) dan batuk pilek.

Lanjutnya, pada saat pancaroba, cuaca cenderung berubah drastis seperti yang tadinya panas tiba-tiba hujan atau sebaliknya. Hal itu tentunya membuat tubuh menjadi lebih mudah terserang penyakit seperti batuk dan pilek.

Masyarakat disarankan agar berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) apabila sudah terjadi penyakit. “Nanti biar petugas disana yang mendiagnosa penyakit dan seperti apa dosis pengobatannya,” tutupnya.

Reporter : Zakir
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Zakir

Pos terkait