7 views

Komunitas Penggemar Burung Merpati Lombakan Adu Balap

Komunitas Penggemar Burung Merpati Lombakan Adu Balap

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sebanyak 40 pasang burung merpati adu balap sprint di kawasan persawahan jalan raya Bumi Lingkar Selatan, kecamatan Banjarmasin Selatan, ajang lomba balap tersebut merupakan rutinitas yang diselenggarakan oleh komunitas penggemar merpati di Banjarmasin.

Pelaksana lomba, muniri mengatakan Lomba balap merpati tersebut dibagi menjadi 3 kategori jarak, mulai dari 800 meter, 1000 meter, sampai dengan jarak 1500 meter.

“Untuk hari jumat dan sabtu lomba perseri, seri satu kali lepas 4-5 burung. Khusus hari minggu langsung head to head” ucapnya kepada wartaniaga.com, Minggu (27/10).

Komunitas Penggemar Burung Merpati Lombakan Adu Balap

Muniri menjelaskan seperti lomba sprint burung merpati pada umumnya, masing-masing peserta memperlihatkan ketangkasan dan kecepatan merpati jantan peliharaannya.

BACA JUGA:  Pemuda Muhammadiyah Dipinta Menjadi Agen Perubahan

“Untuk memastikan merpati jantan mendarat mulus di titik finis, merpati betina digerakkan naik turun agar sayapnya mengepak. Kepakan sayap si betina itu, menjadi titik finis bagi si merpati jantan yang beradu kecepatan debgan peserta sprint lainnya,” bebernya.

Salah satu pemilik merpati, Fadli mengaku sudah lebih 4 tahun menekuni hobi adu kecepatan itu, menurutnya tidak sembarang burung merpati bisa ikut. Hanya burung khusus lomba saja yang bisa, itupun juga perlu dilatih kurang lebih selama 10 bulan baru bisa menang.

Senada dengan Fadli, Imam juga mengungkapkan demikian. Selain latihan sprint, burung yang dikenal sebagai lambang kesetiaan ini juga harus diberi jamu untuk menambah staminanya saat terbang. “3 hari sekali diberi kuning telor, kunyit, dan madu supaya kencang. Sama seperti manusia perlu jamu agar tidak lelah bekerja” ungkapnya.

BACA JUGA:  Begini Cara Menambung Yang Benar !

Sementara itu, kepakan sayap dan suara patek (red : sebutan orang yang mengepakkan sayap merpati betina) ini menjadi ajang rekreasi buat masyarakat sekitar, pasalnya tempat lomba dan latihan ini tepat berada di bahu jalan raya Bumi Lingkar Selatan.

“Hampir setiap minggu saya kesini, terkadang bersama keluarga buat nonton lomba merpati” ucap Arin. Warga daerah jalan kuripan ini sengaja datang hanya untuk menonton ajang kecepatan unggas itu, Ia mengaku terhibur, pasalnya kegiatan seperti ini termasuk hal baru dan unik bagi warga Banjarmasin.

Reporter : Zakir
Editor : Mukta
Photo : Zakir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *