Haul Datu Muhammad Amin ke – 126, Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com,Banjarmasin – Haulan Datu Muhammad Amin ke- 126 dihadiri puluhan ribu Jemaah, tidak hanya dari Kalimantan Selatan, melainkan juga yang berasal dari Sumatera semisal Jambi serta provinsi-provinsi lainnya, begitulah yang tampak di lingkungan Masjid Jami Al Amin Banua Anyar Banjarmasin, sebagaimana yang diungkapkan oleh panitia sekaligus juriat ke lima Datuk Amin, Dr H Lukman Fadlun, SH, MH, di sela-sela acara, Sabtu (29/6) pagi hari.

Peristiwa Ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya, kini jemaahnya yang menghadiri Haul bertambah banyak sehingga semula panitia menyiapkan konsumsi 5 ribu bungkus nasi, pada pelaksanaan kali ini panitia harus menyediakan konsumsi lebih dari sekitar 10 ribu bungkus nasi untuk jemaah yang hadir. Dan yang hadir tidak saja dari Pulau Kalimantan melainkan dari Pulau Sumatera juga ada yang hadir, seperti dari Jambi, jelas H. Lukman.

BACA JUGA:  HARGANAS ke XXVI Hadirkan Belasan Ribu Peserta

Saat menyampaikan laporan sekaligus menyampaikan sambutannya mewakili pihak keluarga Datuk Amin, ia mengucapkan terima kasih kepada relawan, para jemaah dan seluruh pihak masyarakat Banua Anyar, Karena berkat kerelaan dan kerja sama seluruh pihak, sehingga kegiatan Haul ke- 126 Syekh Muhammad Amin pun berjalan lancar dan sukses.

“Bahkan tingginya antusias masyarakat turut serta dalam haul ini, ada pula disana mereka yang membagi – bagikan roti dan lainnya sama seperti kegiatan haul Abah Guru Sekumpul, Ucapnya.

Sementara itu, Guru Zuhdi di depan Jemaah Haul ke-126 Datuk Amin saat menyampaikan tausiahnya mengajak kepada para jemaah haul ke 126 Datuk Amin agar selalu meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, karena ujarnya nikmat itu selalu ada diberikan Allah SWT kepada makhluknya meskipun terkadang dalam bentuk bala ataupun musibah.

BACA JUGA:  5 Hari Susur Sungai Martapura Kenalkan Keaslian Uang

Sedangkan Orang memberitakan bala itu sakit, nikmat itu nyaman dan sehat itu nyaman, sakit itu susah, tidak lain tidak bukan yang mengatakan itu adalah iblis atau syaitan. Maka, marilah kita jaga pandangan, pikiran dan mata hati kita. Insya Allah dengan hal tersebut, kita pun akan mampu mensyukuri atas segala nikmat Allah, jelas Guru Zuhdi.

Apalagi dalam menjalani kehidupan dunia tidak ada yang abadi dan kekal, dan sesungguhnya kehidupan di akhiratlah nanti yang kekal, karenanya janganlah terlalu cinta terhadap dunia.

“Kalau sudah cinta, maka akan sulit melepaskannya, sekuat apapun kita mempertahankan kenyamanan dunia, maka akan terpisah dengan dunia, tapi tauladanilah orang saleh yang berhasil, tidak hanya akhirat yang mereka cintai, melainkan demi meraih cinta Allah dan Rasul, akhirat pun mereka lewati. Karena mereka yakin, yang melabuhkan kebahagiaan itu tidak lain adalah Allah,” tandasnya.

BACA JUGA:  Mandiri Syariah Jalin Kerjasama Dengan Pemko Banjarmasin

Reporter : Fathurahman
Editor : Y Erwanda
Foto : Fathurahman

Pos terkait