9 SMP Kurang Siswa, SMPN 28 Memprihatinkan

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan, Agus Totok Daryanto

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Sembilan sekolah SMP di Banjarmasin mengalami krisis siswa baru, bahkan saking sepinya ada sekolah tahun ini hanya ada dua calon siswa yang mendaftar. Sekolah yang dimaksud adalah SMPN 28. Memang secara lokasi, sekolah tersebut akses jalannya membutuhkan perbaikan, sehingga munculah resiko tersebut, tambahnya lagi sekarang menggunakan sistem zonasi.

Kadis Pendidikan Kota Banjarmasin, Agus Totok Daryanto, mengatakan, kondisi SMPN 28 saat ini sangat memprihatinkan, maka dari itu pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan segera mencarikan solusinya. “ini akan kami carikan solusinya, agar pemerataan siswa baru sekolah khususnya SMP teratasi” tuturnya

Muat Lebih

BACA JUGA:  Meriahnya Perpisahan SMPN 31 Banjarmasin

Totok melanjutkan, selain SMPN 28 juga dialami SMPN selain itu SMPN 22 juga mengalami nasib yang sama, sekolah ini mengalami kekurangan siswa sebanyak 131 atau belum memenuhi satu kelas.

Kemudian SMPN 13 kurang 97, SMPN 34 kurang 95, SMPN 32 kurang 94. Selanjutnya SMPN 17 kurang 82, SMPN 18 kurang 76, SMPN 16 kurang 67, dan yang terakhir SMPN 29 kurang 64.

“Nah kalau SMPN 28 ini mengapa sepi, itu karena faktor aksesnya yang sulit juga faktor lingkungan,” katanya.

Atas masalah beberapa sekolah itu, berdasarkan peraturan Mendikbud nomer 14 tahun 2018,Totok mengharapkan kepada sekolah SMP lainnya  yang berdasarkan seleksi memiliki jumlah calon peserta didik melebihi daya tampung, wajib melaporkan kelebihan calon peserta didik  tersebut kepada pihaknya. Sehingga Disdik akan kembali menyalurkan kekurangan itu, karena sesuai dengan kewenangannya.

BACA JUGA:  Dewan Inginkan Pendidikan Akhlak di Sekolah Ditingkatkan

“Kepada sekolah diwajibkan melaporkan kelebihan peserta didik ke Dinas Pendidikan. Ini diatur Mendikbud 14  Tahun 2018,” katanya.

Totok merincikan, jumlah peserta didik SMP tahun ini yang diterima ada 5.554 dari kuota online 6480. sedangkan yang perlu salurkan ke sekolah yang kekurangan tersebut berarti berjumlah 996 siswa.

Reporter : Hamdani

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Hamdani

Pos terkait