Kasus ISPA di Banjarbaru Turun, Hujan Lebat Bantu Redakan Dampak Kabut Asap

Data ISPA di Kota Banjarbaru dari 1 Januari - 31 Oktober 2026 (Sumber : Dinkes Kota Banjarbaru)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kabar baik datang dari kondisi kesehatan masyarakat Kota Banjarbaru. Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang sebelumnya meningkat akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kini mulai menunjukkan penurunan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, tren kasus ISPA mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir Oktober 2026.

Epidemiolog Kota Banjarbaru, Edi Sampana, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa pada pekan ke-42, periode 18–24 Oktober 2026, tercatat sebanyak 1.210 kasus ISPA. Sementara pada pekan ke-43, periode 25–31 Oktober 2026, jumlahnya turun menjadi 947 kasus.

Epidemiolog Kota Banjarbaru Edi Sampana dalam satu kesempatan (Foto : Ist)

“Penurunan tersebut turut dipengaruhi kondisi cuaca, terutama hujan lebat yang mengguyur wilayah Banjarbaru pada 26–27 Oktober 2026. Hujan membantu mengurangi kabut asap dan partikel debu di udara yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat,” ungkap Edi kepada media ini, Kamis (5/11).

Ia berharap kondisi ini terus membaik dan kabut asap akibat karhutla tidak kembali menyelimuti wilayah Banjarbaru maupun daerah lainnya di Kalimantan. Dengan demikian, kualitas udara semakin sehat, aktivitas masyarakat kembali normal, serta risiko gangguan pernapasan dapat ditekan.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait