Wartaniaga.com, Banjarbaru – Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga terus didorong Pemerintah Kota Banjarbaru melalui langkah sederhana namun berdampak besar, yakni memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.
Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, turun langsung membagikan bibit cabai dan terong kepada warga dalam kegiatan “Kartini Hebat Banjarbaru: Ketahanan Pangan Tanam Cabe dan Terong di Halaman Rumah”, Rabu (20/5).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Komplek Cahaya Ratu Elok, Jalan Jelawat, RT 06 RW 02, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
Turut hadir mendukung kegiatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, serta Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, H. Riandy Hidayat.
Program ini menjadi bentuk nyata pemberdayaan perempuan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga. Melalui pembagian bibit cabai dan terong, masyarakat diajak memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Di sela kegiatan, Walikota Lisa menyampaikan harapannya agar bibit yang dibagikan dapat dirawat dengan baik hingga masa panen.
“Mudah-mudahan bibit yang diberikan bisa berhasil sampai panen. Saya berharap tanaman ini ditanam di halaman rumah masing-masing,” ujarnya.
Menurut Lisa, gerakan menanam cabai dan terong bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga simbol peran besar perempuan dalam menopang kesejahteraan keluarga dan daerah.
“Apa yang kita lakukan ini merupakan bukti bahwa perempuan-perempuan hebat Banjarbaru tidak hanya menjadi penggerak keluarga, tetapi juga penggerak ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Melalui gerakan “Kartini Hebat Banjarbaru”, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap keterlibatan aktif perempuan mampu membantu menekan pengeluaran rumah tangga, mengendalikan inflasi dari komoditas cabai, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang dimulai dari halaman rumah sendiri.
Editor : Eddy Dharmawan



















