Wartaniaga.com, Kotabaru- Gemuruh talbiyah dan raut wajah penuh haru menyelimuti Aula Jeddah, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Senin (11/05) malam.
Sebanyak 360 Jamaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu resmi dilepas untuk memenuhi panggilan Baitullah. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di bawah tatapan mata keluarga yang mengantar hingga batas pagar asrama.
Pelepasan jamaah “Bumi Sa-Ijaan” dan “Bumi Bersujud” ini dilakukan langsung oleh Anggota Komisi VIII DPR RI perwakilan Kalsel, H Sudian Noor.
Dalam sambutannya, politisi senior ini menekankan pentingnya kesabaran dan ketahanan mental bagi para jamaah selama berada di tanah suci, mengingat cuaca yang kerap berbeda jauh dengan kondisi di tanah air.
Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, H Eddy Khairani memaparkan detail manifes keberangkatan. Total 360 orang yang diberangkatkan terdiri dari 356 jamaah reguler dan 4 petugas kloter, serta diperkuat oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD).
Menariknya, terdapat dinamika kursi pada kloter ini akibat proses mutasi menit-menit terakhir sebelum keberangkatan.
“Ada dua jamaah dari Kabupaten Tanah Bumbu yang mutasi keluar, disebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang pendamping ikut membatalkan keberangkatan. Kekosongan kursi tersebut kemudian diisi oleh dua jamaah mutasi masuk asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang sebelumnya terdaftar di Kloter 12,” jelas Eddy Khairani.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Asisten I Setda, H Minggu Basuki, yang juga menjabat Wakil Ketua I Penyelenggara Jasa Pelayanan Ibadah Haji Daerah, memberikan suntikan semangat bagi jamaah.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari panitia embarkasi hingga Kementerian Haji dan Umrah, yang telah bekerja keras memastikan pelayanan haji tahun 2026 berjalan tanpa hambatan berarti.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah dan mewakili Bupati Kotabaru mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Fokus utama kita adalah keselamatan dan kenyamanan jamaah. Kami mendoakan semoga seluruh jamaah berangkat dengan selamat, diberikan kekuatan fisik untuk menyelesaikan rukun haji, dan kembali ke tanah air menyandang gelar haji mabrur serta mabruroh,” ungkap Minggu Basuki.
Profil jamaah pada kloter ini juga cukup mencolok. Nama Norma Mangacil (87) asal Kecamatan Kelumpang Utara menjadi buah bibir lantaran tercatat sebagai jamaah tertua yang tetap semangat berangkat meski di usia senja.
Sebaliknya, gairah muda diwakili oleh Muhammad Fathan Nurqolbiy dan M Ghozy Rahmatullah dari Kecamatan Pulau Laut Sigam yang menjadi jamaah termuda di usia 18 tahun.
Namun, perhatian ekstra perlu diberikan tim medis kloter. Pasalnya, data kesehatan menunjukkan mayoritas jamaah berada dalam kategori Risiko Tinggi (Risti).
Tercatat ada 131 jamaah dengan Risti Berat, 15 jamaah Risti Sedang, dan 60 jamaah Risti Ringan. Hanya 95 jamaah yang dinyatakan dalam kondisi Tidak Risti, sehingga pengawasan kesehatan sepanjang perjalanan akan menjadi prioritas utama.
Berdasarkan jadwal penerbangan, Kloter 13 lepas landas menuju Makkah menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 8113 pada pukul 22.15 WITA.
Perjalanan haji untuk warga Kotabaru sendiri belum berakhir di sini, karena masih ada sisa jamaah yang akan menyusul di Kloter 17 sebanyak 4 orang pada 18 Mei, serta Kloter 19 sebanyak 4 orang pada 21 Mei mendatang.
Reporter: Anaq.
Editor:Hariyadi



















