Wartaniaga.com. Amuntai, — Wakil Bupati HSU Hero Setiawan menghadiri kegiatan Sosialisasi Formulasi Pakan Mandiri yang dilaksanakan di Aula MAN 2 Amuntai, Senin (25/5/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Universitas Lambung Mangkurat Fakultas Perikanan dan Kelautan serta dihadiri Kepala Dinas Perikanan HSU Khairi Hanani beserta peserta dari kalangan pembudidaya ikan dan masyarakat perikanan.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GerPARI) guna meningkatkan kemandirian para pembudidaya ikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Wakil Bupati yang biasa disapa Iwan Alabio, menyampaikan bahwa sektor perikanan memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Namun demikian, para pembudidaya saat ini masih menghadapi tantangan besar, terutama tingginya biaya operasional produksi.
“Komponen pakan saat ini bisa mencapai 60 hingga 70 persen dari total biaya produksi. Ketergantungan terhadap pakan pabrikan dengan harga yang terus fluktuatif tentu sangat membebani para pembudidaya,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara pun menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai langkah nyata untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu memproduksi pakan ikan secara mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia di sekitar lingkungan.
Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar serius mengikuti materi dan praktik formulasi pakan yang disampaikan oleh narasumber, khususnya terkait kandungan gizi, komposisi bahan baku, hingga teknik pengolahan pakan berkualitas dengan biaya yang lebih murah.
“Manfaatkan potensi lokal seperti dedak, limbah ikan, biomassa hingga azolla untuk diolah menjadi pakan berkualitas. Pemerintah daerah akan terus berkomitmen mendukung kelompok pembudidaya melalui pelatihan lanjutan maupun bantuan fasilitas mesin pembuat pakan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut menyampaikan adanya inovasi baru yang tengah dikembangkan bersama akademisi dan mahasiswa dari bidang peternakan terkait pemanfaatan bahan baku lokal untuk formulasi pakan ternak dan ikan.
Salah satu lokasi pengembangan berada di Desa Darussalam Kecamatan Danau Panggang, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi formula unggulan daerah.
Menurutnya, inovasi berbasis potensi lokal tersebut diharapkan mampu menjadi terobosan baru yang nantinya dapat dikembangkan secara luas demi mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan dan peternakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Melalui program GerPARI, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara berharap biaya produksi budidaya ikan dapat ditekan, hasil usaha meningkat, serta kesejahteraan para petani ikan dan masyarakat perikanan semakin maju dan mandiri.
Reporter: Darma Setiawan
Editor : Hariyadi



















