Wartaniaga.com, Banjarmasin – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalselteng menggelar kegiatan Ngabuburit Spectaxcular 2026 dengan mengundang berbagai stakeholder di Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung DJP Kalselteng, Banjarmasin, Jumat (6/3) tersebut digelar dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Kepala Kantor Wilayah DJP Kalselteng, Anton Budi Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan Ngabuburit Spectaxcular menjadi momentum positif untuk mempererat hubungan dengan para mitra sekaligus memberikan sosialisasi mengenai sistem perpajakan terbaru.
Menurutnya, saat ini Direktorat Jenderal Pajak telah menggunakan sistem perpajakan terbaru bernama Coretax, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan.
“Saat ini kita sudah menggunakan sistem perpajakan dengan Coretax, sehingga para wajib pajak akan lebih mudah dalam melakukan pembayaran maupun pelaporan pajak,” ujarnya.
Anton juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak secara tepat waktu sebagai bentuk kontribusi dalam pembangunan daerah dan negara.
“Semoga kegiatan ngabuburit ini membawa keberkahan sekaligus memperkuat semangat kita dalam membangun Banua yang kita cintai,” tutupnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan, dr. HM Muslim, yang hadir mewakili Gubernur Kalsel, menyampaikan apresiasi kepada DJP Kalselteng atas berbagai inovasi yang terus dilakukan.
Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah yang tepat untuk menyampaikan edukasi perpajakan dengan cara yang santai namun tetap efektif.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa eksistensi perpajakan dapat dibingkai secara santai, edukatif, kolaboratif, dan tetap efektif,” ujarnya.
Menurutnya, pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai layanan publik lainnya.
“Oleh karena itu, transformasi digital seperti implementasi Coretax sangat penting untuk memudahkan pelaporan dan meningkatkan kualitas sistem perpajakan yang lebih adaptif dan transparan,” jelasnya.
Kegiatan Ngabuburit Spectaxcular 2026 ini juga dihadiri Kepala DJPb Kalimantan Selatan Catur Ariyanto Wibowo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan Fadjar Majardi, perwakilan OJK, pimpinan perbankan, serta sejumlah insan media.
Editor : Eddy Dharmawan




















