Wartaniaga.com,Kandangan – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga. Salah satunya dengan menggelar Workshop Akademi Burung Dara bersama Chef Agus Sasirangan, yang berlangsung di Pendopo Bupati HSS, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya TP PKK HSS untuk meningkatkan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang kuliner. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mengembangkan kreativitas serta inovasi produk olahan makanan agar memiliki nilai jual dan daya saing yang lebih tinggi.
Workshop dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, didampingi Wakil Ketua Hj. Misnawati Suriani. Hadir pula Ketua Gatriwara, perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana, Bhayangkari, serta para pengurus TP PKK dari 11 kecamatan di HSS.
Dalam sambutannya, Hj. Mustaidah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Chef Agus Sasirangan serta tim Burung Dara yang telah berkolaborasi dengan TP PKK.
“Kolaborasi seperti ini menjadi langkah positif dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang didapat untuk mengembangkan usaha di daerah masing-masing,” ujarnya.
Sesi utama diisi dengan demo masak oleh Chef Agus Sasirangan, yang memperkenalkan berbagai kreasi olahan berbahan dasar Mie Burung Dara. Dalam kesempatan itu, Chef Agus menjelaskan teknik pengolahan mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga penyajian agar tampil menarik dan bernilai jual tinggi.
Setelah demo masak, peserta langsung mengikuti sesi praktik. Antusiasme terlihat dari semangat para kader TP PKK dalam mencoba resep yang diajarkan. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat, mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk belajar dan mengembangkan usaha kuliner lokal.
Melalui workshop ini, TP PKK HSS berharap kegiatan serupa dapat menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan bagi para pelaku UMKM dan kader PKK di desa. Diharapkan pula, kemampuan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dalam usaha, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan ekonomi daerah.
Reporter:Amutz




















