Lewat SOMBALIT Bajungkaling, Dispersip Balangan Dekatkan Literasi ke Masyarakat

Inovator SOMBALIT Bajungkaling Erma Indriati saat melaksanakan sosialisasi minat baca dan literasi kepada pelajar dan masyarakat.

Wartaniaga.com, Paringin – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan menghadirkan inovasi SOMBALIT Bajungkaling (Sosialisasi Minat Baca dan Literasi beserta Kunjungan Perpustakaan Keliling) sebagai langkah strategis untuk mendorong minat baca sekaligus meningkatkan angka kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Inovator kegiatan, Erma Indriati, Senin (12/1/26) menjelaskan bahwa inovasi ini berangkat dari masih rendahnya tingkat kunjungan perpustakaan. Berdasarkan data, pada 2021 rata-rata kunjungan ke perpustakaan hanya sekitar 977 orang per bulan.

“Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan. Oleh karena itu, dibutuhkan terobosan yang tidak sekadar menunggu, tetapi justru mendatangi masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Melalui SOMBALIT Bajungkaling, Dispersip Balangan memadukan kegiatan sosialisasi minat baca dan literasi dengan layanan perpustakaan keliling. Sosialisasi dilaksanakan secara tatap muka di lapangan serta diperkuat melalui media sosial, sehingga mampu menjangkau pelajar dan masyarakat secara lebih luas.

Erma menuturkan, inovasi ini dirancang untuk mengubah persepsi masyarakat, terutama kalangan pelajar, bahwa perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pembelajaran yang mudah diakses.

“Layanan kami hadir langsung ke sekolah, kelurahan, hingga ruang-ruang publik. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses bahan bacaan di lingkungan mereka sendiri, sehingga minat baca bisa tumbuh,” jelasnya.

Dalam perkembangannya, SOMBALIT Bajungkaling terus diperkuat. Pada 2024, jejaring pelaksanaan diperluas ke Kelurahan Paringin Kota, didukung oleh tim dokumentasi khusus, serta melibatkan media massa dan pelaku usaha lokal sebagai mitra pendukung kegiatan.

Keunggulan inovasi ini terletak pada pendekatan langsung ke masyarakat, di mana layanan perpustakaan keliling tidak hanya membawa koleksi bacaan, tetapi juga dibarengi dengan sosialisasi literasi aktif yang dilaksanakan oleh jajaran Dispersip Balangan.

Dampaknya, jumlah kunjungan perpustakaan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada 2022, rata-rata kunjungan meningkat menjadi sekitar 1.300 pengunjung per bulan, kemudian naik lagi pada 2023 menjadi 1.800 pengunjung per bulan. Tren tersebut terus berlanjut pada 2024 dengan lonjakan rata-rata kunjungan mencapai 2.823 pengunjung per bulan.

Erma menambahkan, capaian tersebut menjadi indikator bahwa SOMBALIT Bajungkaling efektif dalam mendekatkan buku dan literasi kepada masyarakat.

“Sasaran akhirnya memang peningkatan kunjungan perpustakaan, namun yang lebih utama adalah tumbuhnya budaya membaca dan kesadaran literasi di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi SOMBALIT Bajungkaling agar layanan literasi semakin merata dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi

Pos terkait