Posyandu Salah Satu Ujung Tombak Tangani Stunting

Wali Kota Aditya Mufti Ariffin bersama SKPD terkait diacara temu kader Posyandu,(Foto:MCBjb)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pertemuan Wali Kota HM Aditya Mufti Ariffin dengan kader Posyandu se-Kota Banjarbaru sekaligus penyerahan bantuan Antropometri Kit Cadangan Pangan Pemerintah.

Acara juga dilanjutkan dengan penyerahan secara Simbolis Rehabilitasi bangunan Posyandu serta penandatanganan komitmen Cegah Stunting, bertempat di Kebun Raya Banua, Selasa (6/2).

Posyandu sebagai ujung tombak dalam menyebarkan informasi kesehatan. Selain itu, sebagai pelaksana tugas pemantauan tumbuh kembang anak-anak di masyarakat.

Tentunya, Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam menanggulangi permasalahan stunting di Indonesia terutama di Kota Banjarbaru.

“Adanya beberapa permasalahan utama di masyarakat diantaranya kemiskinan, yang saat ini menjadi fokus utama untuk pemberantasan permasalahan stunting,” ujar Aditya dalam sambutannya.

Ia menyebutkan bahwa stunting bukan hanya masalah terkait tumbuh kembang anak yang terhambat, tetapi juga melibatkan permasalahan pola asuh anak, sanitasi lingkungan, asupan gizi dan berbagai aspek lainnya.

“Oleh karena itu, saya berharap agar seluruh stakeholder dapat bersinergi dan terus berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan ini,” ungkapnya.

Aditya mengatakan bahwa, berdasarkan data di Banjarbaru By Name, By Adress tahun 2023, tingkat prevalensi stunting berada pada 13,03%. Angka tersebut berada dibawah target nasional yaitu 14%.

Ia berharap penanganan serta update data stunting dapat terus digalakkan, khususnya bagi para kader Posyandu. Penanganan terkait stunting cepat dan tepat, yang melibatkan SKPD terkait.

“Mari kita ciptakan generasi yang unggul, sehat dan memiliki daya saing melalui pemenuhan tumbuh kembang yang baik,” pungkas Aditya.

Editor: Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60