Dalam forum gabungan lintas SKPD tersebut, ia juga tentang menyinggung kasus stunting. Katanya, di tahun 2022, kasus stunting dilokuskan ke 14 kelurahan, kemudan dilakukan evaluasi terhadap 12 kelurahan, hasilnya 2 kelurahan menyatakan kasus stunting ada peningkatan, bahkan di tahun tersebut tanpa disadari terdapat 20 kelurahan yang mengalami peningkatan kasus stunting.
Karena itu, ia ingin dalam forum tersebut dapat dilakukan perumusan dan dskusi sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang seperti tersebut di atas.
“Di forum ini kita sama – sama mendiskusikannya, kalau bicara tentang tanggung jawab, ini tanggung jawab bersama, tanggung jawab semua, di dinas sosial ada anggaran stunting, di dinas kesehatan ada anggaran stunting, di dinas yang lain ada anggaran stunting, sehingga logika berpikir kita cari solusi, bagaimana seharusnya, proporsi yang bagaimana seharusnya, kita harus memulainya darimana ketika kita mengatasi persoalan stunting,” ujarnya.
Editor:Aditya



















