“Salah satu indikasi keberhasilan dari pendidikan vokasi Kementan adalah output atau alumninya dapat diserap oleh Dunia Usaha atau Dunia Industri (DuDi). Untuk itu kami menerapkan Teaching Factory (TEFA) dimana model pembelajaran dalam suasana sesungguhnya (tempat kerja) dan bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan kewirausahaan peserta didik atau lulusan sesuai dengan kebutuhkan DuDi,” tegas Dedi.
SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai unit pelaksana teknis BPPSDMP Kementan terus berupaya mensinergikan program dari Kementan terutama dalam ranah pendidikan vokasi di Unit Pelaksana Teknis Bidang Pendidikan.
SMK-PP N Banjarbaru melalui Teaching Factory kembali menggunakan metode smart farming yang kali ini dilakukan dengan menggunaan sistem fertigasi dengan bantuan teknologi pada budidaya buah melon di lahan praktek H. Idak.
Budidaya melon ini merupakan salah satu dari kegiatan yang di lakukan oleh Teaching Factory SMK-PP N Banjarbaru, dimana jenis melon yang di budidayakan adalah melon jenis melon golden.




















