” Sejak ditetapkan sebagai desa wisata ekonomi kami lebih baik. Dulu hasil warga desa hanya dari bertani yang cuma panen setahun sekali,” tuturnya.
Dikatakannya,berkat tamu yang berkunjung dan membeli hasil-hasil kerajinan di sini, sekarang anak-anak sudah bisa sekolah juga.
Meski demikian saat pandemi covid 19 ekonomi mereka juga sempat terganggu.
” Pas pendemi saat itu kami terpuruk sekali. Kami juga sempat tutup selama tiga bulan. Mengikuti aturan Pemerintah juga. Tapi Alhamdulillah kunjungan wisata sekarang mulai membaik,” tambahnya.
Ia berharap kunjungan wisata di desanya makin banyak sehingga ekonomi desa juga makin baik.
” Saya sudah 30 tahun menjadi pemandu wisata, harapan kami kunjungan wisata ke desa wisata Sade makin menungkat. Terimakasih juga untuk bank Kalsel yang telah berkunjung kebdesa kami,@ tutupnya.
Editor : Didin Ariyadi





















