Idha mengungkapkan bahwa Program Petani Milenial akses Kredit Usaha Rakyat “Tani Akur ”Ini merupakan Upaya mempercepat Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian, serapan tenaga kerja perdesaan dan penguatan sentra produksi pangan Nasional.
Sosialisasi ini sendiri menurut Budi, Kepala SMK PPN Banjarbaru adalah dalam rangka memperkenalkan salah satu jalan keluar bagi para petani milenial yang akan mengembangkan skala usahanya namur terkendala dalam hal permodalan.
Selain itu sosialisasi ini juga untuk mengajak pengajar, baik guru maupun dosen agar dapat memberikan motivasi bagi para siswa maupun mahasiswa agar mau ikut terjun ke sektor pertanian, baik sebagai job seeker maupun sebagai job creator.
Ajakan ini pun disambut baik oleh peserta yang hadir. Salah satunya adalah Sri Ningsih. Mahasiswi dari Politeknik Negeri Tanah Laut (POLITALA) mengakui sangat ingin terjun ke sektor pertanian, namun dirinya terkendala permodalan.
Sri mengakui dengan adanya sosialisasi tani akur ini ia menjadi mendapat gambaran jelas bahwa sejatinya menjadi petani millenial sekarang sangat mudah. Terlebih dengan adanya Tani Akur ini, lebih mempermudah lagi bagi milenial, baik dalam mengembangkan skala usaha maupun memulai usaha di sektor pertanian.
Dalam kegiatan ini, turut hadir dari Bank Syariah Indonesia, perwakilan dari beberapa univeritas di Kalimantan Selatan, sekolah menengah kejuruan, dinas terkait, mobilizer dari program YESS, dan tidak terkecuali petani milenial yang ada di Kalimantan Selatan.
Sumber : Humas SMK PP Banjarbaru




















