Dewan dan Pemprov Kalsel Bahas KUA PPAS, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Naik 3.98 Persen

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan lakukan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menjelaskan pendapatan daerah dalam rancangan KUA-PPAS tahun 2023 sebesar Rp 6.528.468,889.568,00 (Enam Trilyun Lima Ratus Dua Puluh Delapan Milyar Empat Ratus Enam Puluh Delapan Juta Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Lima Ratus Enam Puluh Delapan Rupiah) naik sebesar Rp 249.629. 957.608,00 (Dua Ratus Empat Puluh Sembilan Milyar Enam Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Delapan Rupiah).

“Kenaikan rancangan anggaran pendapatan daerah sebesar 3.98 persen dari anggaran murni 2022 yang dianggarkan sebesar Rp 6.278.838. 931.960,00 (Enam Trilyun Dua Ratus Tujuh Puluh Delapan Milyar Delapan Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Enam Puluh Rupiah,” jelasnya, Rabu (20/7).

Roy mengatakan belanja daerah dalam rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2023 dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp 6.425.631. 889.568,00 (Enam Trilyun Empat Ratus Dua Puluh Lima Milyar Enam Ratus Tiga Puluh Satu Juta Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Lima Ratus Enam Puluh Delapan Rupiah) naik sebesar Rp 181.792. 957.608,00 (Seratus Delapan Puluh Satu Milyar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Delapan Rupiah).

“Naik 2,91 persen dari anggaran murni tahun 2022 yang dianggarkan sebesar Rp 6.243. 838.931.960,00 (Enam Trilyun Dua Ratus Empat Puluh Tiga Milyar Delapan Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Enam Puluh Rupiah),” bebernya.

Lanjut, terdapat surplus (kelebihan) sebesar Rp 102.837.000.000,00 (Seratus Dua Milyar Delapan Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Rupiah) naik sebesar Rp 67.837.000.000,00 (Enam Puluh Tujuh Milyar Delapan Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Rupiah) atau 193,82% dari anggaran murni ta 2022 surplus sebesar Rp 35.000.000.000,00 (Tiga Puluh Lima Milyar).

Adapun penyusunan KUA-PPAS 2023 dimaksudkan dalam rangka mewujudkan amanat rakyat melalui sinergitas pihak Eksekutif dan Legislatif untuk memberikan pelayanan secara umum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tercapainya tujuan bernegara dalam batas otonomi daerah yang dimiliki dengan tetap berpedoman sesuai dengan peraturan perundang undangan

Lebih lanjut, kondisi perekonomian dan keuangan daerah menjadi perhatian utama, hal ini disebabkan dinamika pertumbuhan perkembangan ekonomi dan keuangan daerah mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung terhadap jalannya pemerintahan di provinsi Kalimantan Selatan.

“Salah satunya adalah perhitungan proyeksi penerimaan pada sisi pendapatan yang dihitung secara terukur dan rasional dengan memperhatikan dan menggunakan metode empiris dan perhitungan potensi yang diprediksi dapat dicapai,” ujarnya.

Oleh karenanya, kebijakan pendapatan pada APBD tahun anggaran 2023 yang tertuang dalam rancangan KUA-PPAS dimulai dengan penyusunan proyeksi keuangan daerah dan kerangka pendanaan pemerintah daerah provinsi Kalimantan Selatan untuk tahun 2023, struktur APBD pendapatan daerah terdiri dari kelompok pendapatan daerah, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Sementara itu, Ketua Badan Anggaran DPRD Kalsel, H Supian HK mengatakan Dewan Kalsel siap mendukung seluruh program kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi.

“Demi kemajuan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Kalsel, Dewan siap mendukung,” ucapnya.

Ia mengatakan sebagai lembaga Legislatif yang bertugas melakukan pengawasan,  dalam penyusunan rancangan KUA-PPAS tahun 2023 akan dibahas lebih intensif melalui Komisi-Komisi dengan dinas terkait.

Lanjut, hal tersebut dilakukan agar pembahasan lebih mendalam dan ketercapaian program kerja sesuai dengan harapan.

“Setiap Komisi akan melakukan pembahasan dengan dinaa terkait, pada saat rapat Banggar akan lebih mempermudah,” bebernya.

Selain itu, dirinya berharap pembahasan rancangam KUA-PPAS tahun 2023 berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.

Editor: Aditya

Pos terkait