Wartaniaga.com, Banjarmasin- Dalam menghadapi era globalisasi yang semakin maju, kiprah pemuda dalam diharuskan lebih proaktif serta gesil melahirkan inovasi termutakhir.
Hal tersebut diutarakan oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dalam workshop peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi pemuda tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Rabu (13/4).
“Dunia teknologi semakin canggih dan selalu ada inovasi-inovasi terbaru yang menyebabkan tergantikannya posisi manusia untuk bekerja,” bebernya.
Oleh karena itu, setiap pemuda harus memiliki kompetensi yang mempuni untuk dapat bersaing dengan lainnya.
“Harus memiliki sikap proaktif, gesit dan cepat dalam menghadapi tantangan revolusi industri digital,” ujarnya.
Lanjut, selain skill dan kompetensi para pemuda juga mesti memiliki Imtek dan Imtaq yang sangat penting untuk menghadapi era globalisasi.
“Ilmu teknologi, iman dan taqwa. Seperti berilmu, berakhlak, jangan sampai makin tinggi ilmunya makin tidak berakhlak, makin tinggi ilmunya makin bahaya. Karena buah dari ilmu adalah akhlak,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, H Iwan Fitriady, SH., MH serta narasumber, Fajar Noor Ichsan.
Editor: Aditya




















