Program Pemuda Sahabat Laut, Kontribusi Arutmin untuk Wisata di Kotabaru

Wartaniaga.com, Kotabaru- Membantu pemkab Kotabaru dalam mengembangkan potensi wisata yang dimilikinya, PT Arutmin NPLCT memberdayakan Kelompok Pemuda Sahabat Laut dan pemangki kepentingan lainnya dalam Program Transplantasi Terumbu Karang di Wilayah Zonasi Operasi Arutmin-NPLCT.

Salah satu program yang digagas PT Arutmin NPLCT untuk mengembangkan potensi wisata laut adalah pemuda sahabat laut di kemas dengan Program Transplantasi Terumbu Karang di Wilayah Zonasi Operasi Arutmin-NPLCT.

Hal ini disampaiakan manajeman Arutmin saat menerima kunjugan pengurus PWI kabupaten Kotabaru di lingkungan NPLCT, Selasa (15/2).

Spv CDEA PT. Arutmin NPLCT Indonesia Yogi Swara Putra Mendra mengatakan ini adalah salah satu program terhadap desa binaan yang ada di ring 1 wilayah operasional perusahaan.

” Program ini nantinya yang akan kembangkan wisata laut berupa Wisata Snorkeling Dan Diving, wisata bagang, lumba lumba juga beberapa wisata bawah laut trumbu karang” ujarnya.

Yogi juga menjelaskan saat ini pihaknya juga diberikan tugas untuk memajukan wisata di area desa binaan yang berada di perbatasan Sarang Tiung dan Desa Tirawan yaitu destinasi wisata alam gunung mamake yang terus di kerjakan guna meningkatkan pemanfaatan objek wisata tersebut, sehingga nilai perekonomian di sekitar wilayah tersebut bisa berkembang.

PT Arutmin NPLCT sendiri memiliki program unggulan selain wisata laut yang diberi nama pemuda sahabat laut juga memiliki program unggulan diantranya Kampung Hijau “Madani” Berbasis Pemberdayaan Perempuan yang akan di tingkat di wilayah ring satu binaan PT Arutmin NLPCT yaitu Desa Geadambaan, Desa Sarangtiung, Desa Sigam dan desa Tirawan.

” Sedangkan di ring 2 desa binaan kami hampir seluruh desa yang berada di kecamatan pulau laut Utara yang jelas sampai ke Desa Megasari,” ungkanya.

Ditambahkannya binaan yang dilakukan terhadap desa yaitu ekonomi kreatif, pertanian, perkebunan,peternakan, pendidikan dan sosial budaya. Semuanya itu jalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

” Di desa Gedambaan misalnya kami mengembangkan agrowisata setetes air, sedangkan untuk di desa Sarang Tiung kami akan membuat wisata bawah laut (Snorkeling dan Diving) bekerja sama dengan warga binaan kami yang berada di desa Sarang Tiung yang dinamakan ” Sahabat Laut”, merekalah nanti yang akan menggerakan perekonomian bawah laut,” jelas Yogi.

Selain nanti ada snorkeling dan diving, tambahnya juga akan memberdayakan dan memanfaatkan hasil prodak laut yang akan dikerjakan oleh kelompok Sahabat Laut

” Untuk lokasi snorkeling dan diving nya akan dibuat di wilayah RT. 03 Desa Sarang Tiung, selain dekat dengan pesisir laut, juga mudah untuk di jangkau, sedang untuk jangka panjangnya nanti akan kami buat di depan perairan Arutmin sendiri, karena kami mempunyai objek wisata pemecah laut,” paparnya.

Reporter : Anaq
Editor : Edhy Dahrmawan

Pos terkait