“Pencapaian ini masih sesuai dengan panduan produksi batu bara 2021 yang berada pada kisaran 52-54 juta ton,” ujar Garibaldi Thohir.
Adapun, volume penjualan batu bara sampai dengan kuartal III/2021 tercatat 38,86 juta ton, atau turun 5% dari tahun sebelumnya. Total pengupasan lapisan penutup per kuartal III/2021 mencapai 173,03 juta bank cubic meter (Mbcm), atau naik 8% secara tahunan (year-on-year/yoy)
“Ini sejalan dengan panduan untuk meningkatkan nisbah kupas tahun ini. Nisbah kupas ADRO untuk sembilan bulan pertama mencapai 4,36 kali.” imbuhnya.
Selanjutnya, pada kuartal III/2021, produksi batu bara ADRO mencapai 13,15 juta ton, atau turun 5% dari periode yang sama pada 2020. ADRO berhasil menjual batu bara sejumlah 13,08 juta ton atau turun 4% yoy.
Sementara itu, total pengupasan lapisan penutup pada kuartal III/2021 sendiri mencapai 57,81 Mbcm, atau naik 2% yoy sehingga nisbah kupas mencapai 4,40 kali.
Editor : Martinus



















