Lahan Kritis di Kalsel Capai 4.700 Ha, Pemerintah Disarankan Fokus Rehabilitasi Mangrove

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Batulicin – Lahan kritis yang terdapat di Provinsi Kalimantan Selatan teridentifikasi berjumlah 4.700 hektare (Ha) lebih.

Adapun data tersebut diperoleh melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Barito.

Kabid Pengelolaan Ruang Laut Dislautkan Provinsi Kalsel, Ariyadi Noor menjelaskan apabila diakumulasikan secara pengelolaan kelautan khusus percepatan penanganan rehabilitasi ekosistem mangrove tercatat ada sekitar 100 tahun atau 2122.

“Sebagai langkah sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dengan adanya perbaikan,” ucapnya.

Melalui gerakan nyata Presiden RI, Joko Widodo, dari 4.700 lahan kritis di Kalsel sedikitnya 3.000 hektare dijadikan target realisasi dalam percepatan penanganan rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Sukamta Mengarahkan Petani Tanah Laut Agar Memproduksi Bibit Padi

Hal tersebut sangat baik sebagai tindaklanjut program padat karya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kendati Kalsel masih melakukan rehabilitasi ekosistem hutan mangrove seluas 3.000 hektare secara berkelanjutan. Namun, lahan kritis yang harus kembali diperbaiki menyisakan sekitar 1.700 hektare.

Adapun pihaknya mendukung apabila ada pembinaan kelompok pelestari dan Pokdarwis dan Dislautkan Kalsel akan melukan demontrasi plot (Demplot) program yang serupa nanti.

L

Pos terkait