Resign dari Perusahaan, Mantap Merintis Usaha Sendiri di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin-Memutuskan untuk resign atau keluar dari pekerjaan tetap yang selama ini menopang biaya hidup, tentu saja bukan perkara mudah.

Apalagi, jika pilihan itu diambil di tengah masa sulit ketika Covid-19 masih melanda, khususnya di Banjarmasin. Dimana, hampir semua sektor usaha terdampak pandemi hampir 2 tahun terakhir.

Adalah Muhammad Hasbi Assidiqi, pria muda masih berusia 29 tahun, yang mantap untuk resign dari perusahaan percetakan tempatnya bekerja selama 5 tahun terakhir ini.

Saat ini, dirinya tengah serius untuk mengembangkan usaha rumahan di bidang kuliner, yang setahun belakangan ini telah dijalankan isterinya.

“Sudah mantap. Sudah konsultasi juga dengan keluarga di rumah, keluar dari perusahaan tempat kerja untuk membangun usaha sendiri,” ungkapnya.

Awalnya, sang isteri yang hobi memasak mencoba memulai usaha kuliner kecil-kecilan di rumah, dengan membuat menu dessert Milk Chesse Manggo. Setelah ditawarkan, ternyata banyak yang suka. Konsumen mulai banyak mengenalnya. Pelanggannya pun perlahan mulai bertambah.

BACA JUGA:  Tradisi Berbagi Ala Kalsel Ventura

Lantaran isteri kewalahan mengerjakan sendiri, Hasbi, begitu ia biasa disapa, berinisiatif untuk terjun langsung membantu. Terlebih lagi, saat ini ada penambahan menu baru.

“Respon pasar cukup bagus, apalagi PPKM juga sudah turun di Banjarmasin. Saya memutuskan untuk lebih fokus mengembangkan bisnis rumahan ini, dan resign dari perusahaan. Selain Milk Chesse Manggo, kami juga ada menu baru, yaitu Dimsum. Isteri yang bikin, saya bagian pemasaran dan pengantaran,” ujar Hasbi.

Melandainya kasus Covid-19 di Banjarmasin dan turunnya level
status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 2 saat ini, semakin menambah semangatnya untuk memulai dan mengelola bisnisnya.

“Saya lihat, perekonomian warga perlahan sudah mulai menggeliat lagi. Saya pikir ini saat yang tepat untuk membangun usaha sendiri,” tutur Hasbi, yang dalam hal pemasaran dilakukan melalui online di media sosial Instagramnya @ndok_yummy.

BACA JUGA:  Beli Reksa Dana Bisa Pakai Gopay

“Alhamdulillah, lumayan lah omzetnya sekarang. Kalo lagi sepi bisa dapat Rp 300 ribuan sehari. Tapi, kalo orderan lagi ramai, omzetnya bisa sampai Rp 900 ribuan dalam sehari,” sambung ayah 2 orang putri ini.

Di sisi lain, Hasbi berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, usaha dan bisnis terus membaik dan perekonomian cepat bangkit lagi.

Sementara, meminjam data Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, masih ada sebanyak 9 kasus aktif positif Covid-19 di Kota Banjarmasin. Sampai saat ini, total warga Kota Banjarmasin yang terpapar Covid-19 masih diangka 15.860 orang dan sudah sembuh sebanyak 15.308 orang. Meninggal dunia sebanyak 544 orang.

Karena itu, pemerintah terus mengimbau masyarakat tetap waspada, disiplin protokol kesehatan jangan sampai kendor.

BACA JUGA:  Banjir, tak Pengaruhi Budidaya Ikan di Banua Anyar

Menurut Hasbi, kesadaran masyarakat Kota Banjarmasin untuk mentaati protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi makin tinggi, hingga kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin makin melandai.

“Kalo saya pribadi, ini perkembangan yang baik untuk bisa menurunkan status level PPKM bisa ke level 1. Paling tidak, tetap dilevel 2 seperti saat ini, jangan naik lagi,” harapnya.

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Aditya

Pos terkait