Jasa Cetak Kartu Vaksin Banjir Order

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Belakangan ini ramai di media sosial dan e-commerce, jasa yang menawarkan cetak kartu atau sertifikat vaksin. Sertifikat vaksin ini dicetak dalam bentuk kartu dengan ukuran 8,5 cm x 5,5 cm atau seukuran dengan kartu ATM dan KTP.

Seperti diketahui, sertifikat vaksin digunakan sebagai persyaratan perjalanan selama PPKM Darurat dari 3-20 Juli 2021 mendatang.

Momen tersebut pun dimanfaatkan sejumlah usaha percetakan untuk dijadikan peluang bisnis meraup pendapatan tambahan. Alhasil, jasa percetakan kebanjiran order.

Faisal misalnya, pemilik Raya Production yang terletak di Gang Penatu ini ketiban rezeki dengan adanya kebijakan ini.

Menurutnya, awal ide membuat jasa cetak kartu vaksin dilakukan lantaran banyaknya orang terdekat yang minta dibuatkan.

BACA JUGA:  Budidaya Porang, Antara Peluang dan Tantangan

“Alhamdulillah, banyak yang minta dibuatkan kartu vaksin ini. Selain tahan lama, juga memudahkan untuk dibawa kemana-mana,” ujar Faisal saat dihubungi, Jum’at ( 16/7).

Dikatakannya, layanan vaksinasi yang dilakukan pemerintah ini menjadi kesempatan yang bagus untuk menambah pemasukan. Dengan mengkombinasikan, antara kebutuhan masyarakat dan bidang usaha yang ditekuninya.

“Kan banyak masyarakat yang sudah divaksin. Saya mikir, agak ribet kalau mau kemana-mana nunjukin kartu vaksinnya, mesti buka email dulu atau dicetak di kertas yang gampang robek atau luntur tulisannya. Dari situ mulai kepikiran, kenapa nggak dibuat seperti e-KTP, kan lebih praktis,” tutur pria yang sudah puluhan tahun memggeluti usaha percetakan ini.

Ibarat gayung bersambut, jasa cetak kartu vaksin pun mendapat banyak peminat dari berbagai kalangan masyarakat.
“Yang pesan ada dari perorangan, ada juga yang kolektif dari instansi atau kantor-kantor,” jelasnya.

BACA JUGA:  Hanya 2 Golongan yang Boleh Menggunakan Elpiji 3 Kg

Faisal juga berkomitmen untuk menjaga data pribadi pelanggannya. Sebelumnya, ia juga menyampaikan bahwa cetak kartu vaksin akan membutuhkan sertifikat asli yang di dalamnya terdapat data pribadi yang mesti didownload.

“Filenya bisa berupa JPG, PNG atau PDF. Bahannya PVC Id Card dan dicetak anti air, jadi awet dan tahan lama. In Syaa Allah data konsumen juga aman,” imbuhnya.

Untuk harga, Faisal mematok Rp 25 ribu perlembar kartu vaksin yang dicetak bolak balik. Jika pemesanan dalam jumlah banyak, akan ada harga khusus lagi.

Dalam satu bulan terakhir membuka jasa cetak kartu vaksin ini, Faisal dapat meraup jutaan rupiah.

“Sebulan ini, kurang lebih ada 200 pelanggan yang sudah minta cetakkan. Ada yang pesan satuan, ada juga yang kolektif. Biasanya dari teman ke teman aja informasinya,” pungkasnya.

BACA JUGA:  AMS Sarana Tepat Investasi Cepat

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Nirma Hafizah

L

Pos terkait