Wartaniaga.com, Banjarmasin-Jamaah Masjid Al-Ihsan di Komplek AMD Permai Kelurahan Alalak Utara, Kota Banjarmasin melaksanakan perintah ibadah kurban berupa 6 ekor sapi dan 2 ekor kambing, pada Selasa (20/7).
Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di pelataran Masjid Al-Ihsan. Sapi dan kambing yang dijadikan hewan kurban berasal dari jamah dan Warga sekitar Masjid Al Ihsan.
“Semangat untuk beribadah kurban di lingkungan jamaah masjid kami tetap dapat terjaga. Setiap tahun selalu saja ada jamaah dan warga yang melaksanakan ibadah kurban,” kata Ketua Panitia kurban DKM Al- Ihsan,Feriansyah.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan lingkungan Ketua RT 22 M Pazri, kehidupan beragama dan kebersamaan di sekitaran Komp.AMD Permai Banjarmasin semakin meningkat.
” Semangat warga untuk melaksanakan ibadah cukup tinggi dan terjaga dengan baik serta menjadikan masjid sebagai mercusuar pusat kegiatan,” tambah Fery.
Dikatakanya, saat pandemi covid-19,dibandingkan Idul Fitri lalu, jumlah peserta shalat Idul adha tahun ini tidak terlalu banyak. Pada Idul Fitri lalu, jamaah membludak hingga ke blok-blok komplek.
“Pada Idul Adha sekarang, banyak shaf yang kosong atau tidak terisi, baik shaf perempuan maupun laki-laki. Namun hal itu tidak mengurangi kekhidmatan jamaah masjid kami dalam melaksanakan ibadah Idul Kurban,” kata Fery.
Diungkapkannya, setidaknya ada 1.000 bungkus daging kurban yang dibagikan kepada warga sekitar dan kaim du’afa.
” Yang terpenting bagi kami semua warga sekitar dapat merasakan kebahagian Idul Adha. Dan semoga tahun depan masjid Al-Ihsan dapat menambah hewan kurbannya,” harapnya.
Sementara itu bertindak selaku imam dan khatib pada sholat Ied, Ustadz H. Mushaffa Zakir, Lc. dengan tetap menjaga protok kesehatan.
Dalam khotbahnya, Zakir mengingatkan pentingnya mentauladani kisah nasbi Ismail sebagai seorang yang bertaqwa kepada Allah SWT.
” Hendaknya keihlasan nabi Ismail menjadi contoh bagi kita dalam beribadah kepada Allah SWT,” ucapnya.
Momentum Idul Adha ini, ucap Sekretaris DPW PKS Kalsel ini dapat dijadikan tinggak untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah.
” Semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari nabi Ismail. Dan meski sedang pandemi tidak mengurangi semangat kita untuk beribadah,” katanya.
Editor : Edi Dharmawan




















