Pj Ketua PKK Kalsel Sebut Penurunan Stunting di HSU Capaian Luar Biasa

Selaku Ketua Pokja IV PKK Pusat yang membidangi kesehatan, lingkungan hidup dan perencanaan sehat, ia berjanji akan memperkenalkan Aplikasi SINTARI kepada kader PKK didaerah lain agar kaum dan remaja puteri bisa juga mendapat informasi tentang kesehatan melalui aplikasi yang bisa di download di Playstore ini.

Safriati juga berencana mengikutsertakan Desa Jingah Bujur ke dalam program PKK Pusat yakni Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh dan Tanggap Bencana.

Sebelumnya Plt Kepala Dinas Kesehatan HSU Danu Fran Fotohena melaporkan penurunan kasus Stunting ini pada kunjungan Pj Ketua PKK Kalsel di desa Locus Stunting Desa Jingah Bujur Kecamatan Haur Gading.

“Berkat dukungan dan kebijakan Bapak Bupati Hulu Sungai Utara bersama DPRD dengan menerbitkan berbagai peraturan daerah sehingga memudahkan kami dalam melaksanakan upaya secara masif dan aman guna menurunkan kasus Stunting ini,” kata Danu lagi.

Kerja keras penurunan Stunting bukan isapan jempol karena HSU meraih penghargaan sebagai kabupaten paling inovatif dan inspiratif dalam penanganan Stunting.

“Jadi kita banyak melakukan inovasi dalam upaya penanganan Stunting dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” terang Danu.

Data 2020 kata Danu jumlah balita Stunting (pendek dan sangat pendek) sebanyak 3639 balita dari total balita yang diukur antropometrinya sebanyak 15.885 balita.

Ketua PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid yang mendampingi kunjungan kerja Safriati mengatakan keberhasilan HSU dalam penurunan angka Stunting dikarenakan kerja sama dan sinergis semua pihak terkait.

“Sekarang ini kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri, perlu kekompakan dan kerja sama dalam menangani permasalahan,” katanya.

Anisah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dan bekerja keras dalam penurunan angka Stunting.

 

Reporter : Darma Setiawan
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait