Pj Ketua PKK Kalsel Sebut Penurunan Stunting di HSU Capaian Luar Biasa

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai- Pejabat (Pj) Ketua PKK Kalimantan Selatan (Klasel), Safriati Safrizal ZA menilai angka penurunan stunting di Kabupaten HSU sejak 2013 merupakan suatu pencapaian luar biasa.Riset kesehatan dasar (Riskesdes) dari Kementerian Kesehatan pada 2013 mengumumkan 100 kabupaten/kota se Indonesia tertinggi prevalensi Stunting dan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) termasuk didalamnya dengan prevalensi 56%.

“Pasti pada saat menerima pengumuman itu bupati HSU dan gubernur Kalsel terkejut dengan adanya temuan data tersebut, mengingat kondisi kesehatan anak-anak di Kalsel nampaknya baik-baik saja,”ujar Safriati di Amuntai, Kamis (10/9) petang.

Tapi faktanya stunting merupakan bahaya laten yang tersembunyi di tengah masyarakat, jika sampai anak-anak mengalami stunting, maka akan sulit diperbaiki.

BACA JUGA:  Dewan Minta Pemko Perhatikan RPU Dan RPH di Mantuil

Namun Safriati mendengarkan laporan dari Dinas Kesehatan HSU bahwa diakhir 2020 berkat sinergitas berbagai pihak dan dukungan pemerintah daerah, khususnya Bupati HSU angka prevalensi stunting berhasil diturunkan menjadi 21,15%.

“Pencapaian yang luar biasa, hendaknya keberhasilan ini bisa menjadi studi pembelajaran bagi daerah lain,” katanya.

Nana -sapaan akrab Isteri Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA ini mengapresiasi upaya Pemkab HSU, khususnya Bupati H Abdul Wahid HK yang sudah mendukung upaya penurunan kasus Stunting didaerahnya melalui berbagai upaya dan kebijakan.

Inovasi seperti pembuatan Aplikasi SINTARI atau kelaS Ibu piNTar sadAR gizI, menurut Safriati, merupakan salah satu inovasi yang sangat bagus karena memanfaatkan sarana digital dalam penanganan kasus Stunting.

L

Pos terkait