Konsep kekinian dengan tersusun rapi buku-buku yang berisi tentang sejarah panjang bagi kota Banjarmasin ini. Melewati rute-rute seperti tempat-tempat yang menarik seperti pasar terapung Lok Baintan, Kampung Hijau, bahkan pemukiman-pemukiman warga yang ada di pinggir sungai, dan setelah perjalanannya maka kapal yang berukuran sedang ini dapat berhenti di tempat yang diinginkan untuk menjadi taman bacaan bagi siapapun.
Manfaat yang diharapkan dapat menjadi sebuah hal baru bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara, dimana mereka lebih tau lagi tentang bagaimana sejarah Kota yang berjulukan Kota Seribu Sungai, dimana mereka akan membawa pengetahuan baru serta hal-hal yang baru dari perjalanan pariwisata yang berbasiskan pendidikan di dalamnya, hal tersebut dapat menjadi sebuah oleh-oleh yang bagus untuk pengalaman mereka selama berada di Banjarmasin, dan juga diharapkan para wisatawan yang masih duduk di bangku sekolah mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang baru dari perjalanan wisata dari perpustakaan terapung ini.
Semoga dengan upaya dan gagasan baru ini dimana kita menjelajah membawakan ilmu bagi siapapun dapat menjadi sebuah inovasi yang layak bagi kemajuan kedua sektor penting di kota Banjarmasin, berwisata sekaligus menambah pengetahuan lebih bagi siapapun.
Penulis : Muhammad Faqih, Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Malang 2020




















