Menanam Melati Memetik Rupiah

  • Whatsapp

Wartaniaga. com, Martapura – Selain aromanya yang khas bunga melati juga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Banyak dicari dan dibeli, mulai sekedar  untuk mencium harumnya, keperluan ritual keagamaan dan budaya, bahan campuran teh serta memiliki pasar ekspor untuk bahan baku kostemit.

Bunga melati identik dengan warna putih yang melambangkan kesucian serta dipergunakan untuk campuran bahan acara adat seperti mandi-mandi 7 bulanan dan kembang tabur dipemakaman.

Salah satu desa pembudidaya tanaman ini adalah desa Jingah Habang Hulu dan Hilir. Desa ini termasuk wilayah kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.

Kalau kita bertandang ke desa tersebut, maka disepanjang jalan yang kita lalui tercium aroma bunga Melati dan Kenanga yang ditanam oleh penduduk setempat.

BACA JUGA:  Catat, Mulai 1 Desember Belanja di Marketplace Dikenakan PPN 10 %

Apalagi pada malam hari aroma bunga melati dan kenanga mengeluarkan aroma lebih kuat.

Waldiansyah adalah salah satu petani bunga Melati  yang sudah membudidayakan tanaman perdu ini lebih dari 5 tahun.  Dia menuturkan untuk menanam melati cukup mudah hanya memperhatikan kebersihan serta rajin menyiram sewaktu masih baru ditanam.

Adapun masa panen dari awal menanam sekitar 7 bulan sudah berbunga dan siap untuk dipanen.

Meski pandemi harga bunga yahng satu ini masih terbilang yaitu sekitar Rp 1000 sampai Rp 2000  pergelas tergantung persediaan.

“Harga biasanya naik berlipat-lipat ketika memasuki lebaran dan sesudah lebaran yaitu sekitar 15 ribu rupiah pergelas,” papar Waldi kepada Wartaniaga.com, Ahad (27/6) sore.

BACA JUGA:  HUT RI Momentum Semangat Berwirausaha
Waldi saat berada di kebun melatinya

Dia juga menambahkan untuk timbangan 1 kg sekitar 20 gelas atau senilai 30 ribu rupiah lebih mahal dibanding harga bunga Melati yang didatangkan dari pulau Jawa.

“Untuk aroma bunga Melati lokal lebih harum dibandingkan dengan bunga Melati yang didatangkan dari pulau jawa, meskipun ukuran bunganya lebih kecil,”ungkapnya.

Selain bunga Melati dia juga menanam bunga Cempaka dan bunga Mawar sebagai selingan untuk para pencinta tanaman.  Meskipun tanahnya hanya 2 kavling, setiap kavlingnya 17 x17m, disetiap jengkal tanah penuh dengan tanaman ini hanya dibatasi untuk jalan agar memudahkan ketika panen.

L

Pos terkait