BPBD HSU Fokus Pencegahan Karhutla

  • Whatsapp
Sugeng Riyadi

Wartaniaga.com, Amuntai- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (BPBD HSU) mulai lakukan aksi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD HSU, Sugeng Riyadi mengatakan, memasuki bulan Juni musim kemarau sudah terasa. Hal tersebut berimbas pada beberapa hari kemaren terjadi sempat kebakaran hutan dan lahan di HSU.

Sugeng Riyadi

“Baru-baru ini terjadi karhutla di HSU namun tidak begitu luas,” ucapnya, Senin (7/6).

Ia menjelaskan, wilayah Kabupaten HSU memiliki 10 kecamatan yang perlu waspadai dimana beberapa titik yang rentan akan terjadinya karhutla.

Lanjutnya,kerap terjadi ataupun intensitas terjadi karhutla yaitu kecamatan Banjang, Haur gading, Amuntai tengah, Danau panggang, Paminggir dan Amuntai selatan, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi dikecamatan yang lain.

BACA JUGA:  Jelang Natal dan Tahun Baru Polres Tanbu Gelar Rapat Lintas Sektoral

Sugeng menjelaskan, sesuai dari pantauan BPBD HSU penyebab terjadinya karhutla khususnya di wilayah HSU adalah unsur kesengajaan dan tidak disengaja.

“Sampai sejauh ini 90% dari terjadinya karhutla adalah dari unsur kesengajaan, yang mana ulah dari manusia itu sendiri,” katanya.

Ia mengatakan salah satunya dengan membuka lahan dengan cara dibakar untuk pertanian ataupun perkebunan, kurangnya pengawasan dari pembakaran itu sendiri maka terbakarnya lahan itu terlalu luas.

Adapun dalam pencegahan karhutla BPBD HSU sudah mulai melakukan rangkaian kegiatan dalam pencegahan, salah satu kegiatan yang sedang berjalan adalah Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops).

Pusdalops setiap harinya petugas piket yang bertugas mengawasi lahan-lahan dari satelit untik mendapatkan data-data kalaupun ada ancaman dari titik api yang berpotensi terjadinya karhutla.

BACA JUGA:  Paman Birin Ziarah ke Makam Guru Ramli Keraton Martapura

Selain itu juga pihaknya bekerja sama dengan lintas terkait TNI, Polri dan Manggala Agni yang mana 1 bulan penuh anggota BPBD HSU melakukan patroli dilokasi yang memang rentan terjadi karhutla.

“Kita juga pasang baliho ditempat atau dipelosok untuk mensosialisasikan bahaya dan larang membakar hutan ataupun lahan,” kata sugeng.

BPBD HSU juga dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi yang mengundang dinas dan instansi terkait dalam mencegah terjadi karhutla di HSU.

“Saya berharap kepada semua pihak agar dapat ditanggulangi bersama dan bekerja sama,” imbuhnya.

Reporter: Darma Setiawan
Editor: Aditya

L

Pos terkait