“Kami berharap mudah mudahan prestasi ini dapat mendorong kita semua agar tetap menjaga dan bahkan menigkatkan kinerja kita dalam membangun kependudukan dan keluarga berencana guna mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, sejahtera dan berkualitas,” katanya.
“Agar tetap memberikan manfaat langsung pada keluarga dan masyarakat, serta menginspirasi setiap keluarga untuk tetap menajaga semangat dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas,” paparnya.
Ir H Ramlan MA selaku Kepala perwakilan BKKBN Prov Kalsel memberikan arahan yang di sampaikan Presiden, Presiden Joko Widodo pada Januari 2021 menargetkan pada tahun 2024 kasus stunting di Indonesia bisa ditekan hingga berada di angka 14% dan angka kematian ibu bisa ditekan hingga di bawah 183 kasus per 100.000 ibu melahirkan.
“Stunting harus ditekan dari hulu ke hilir, mulai dari program edukasi hingga intervensi gizi untuk mencegah anak gagal tumbuh,” ujarnya.
Program edukasi penting agar anak tidak salah gizi. Selain itu, juga harus diperhatikan pengamatan terhadap kondisi gizi anak.
Dalam ramah tamah ini juga dilakukan pemotongan Tumpeng dalam rangka Peringatan Hut IBI Ke-70 oleh BUpati HSU didampingi perwakilan kepala BKKBN Provinsi Kalsel, kepala BKKBN HSU, Dandim 1001 Amt-Blngn, ketua Persit kartika candra kirana, dan ketua pengurus IBI cabang HSU.
Acara dilanjutkan dengan Peninjauan pelayanan KB sejuta akseptor gratis di Puskesmas Sei. Karias dan Pencanangan Posyando HI (Posyando, BKB, PAUD) di desa Pematang Benteng Kecamatan Sungai Tabukan.
Reporter : Darma Setiawan
Editor : Ahamd Yani



















