Sebelumnya, pada laporan pertanggungjawaban di RUPS tahun buku 2020, pad 10 Februari 2021 tadi, Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin membeberkan, meski banyak dipengaruhi situasi ekonomi yang tak menentu sebagai akibat dari Pandemi Covid-19, kinerja keuangan Bank Kalsel tahun 2020 tetap mampu bertumbuh positif dan memperoleh hasil yang cukup bagus.
Dari sisi aset, jika tahun 2019 hanya mampu membukukan Rp13,95 triliun, tahun 2020 naik jadi Rp14,85 triliun.
Dana Pihak Ketiga (DPK) yangmana tahun 2019 hanya mencapai Rp10,97 Triliun, Tahun 2020 naik menjadi Rp12,02 triliun.
Untuk Kredit dan Pembiayaan pada tahun 2020 naik menjadi Rp11,19 triliun, dimana di tahun 2019 lalu hanya Rp10,45 triliun.
Begitu pula pertumbuhan laba setelah pajak tahun 2020 dengan nilai yang berhasil dibukukan Rp196,50 miliar, lebih tinggi 23,04% dibanding realisasi tahun 2019 lalu yang hanya mencapai Rp159,70 miliar.
Reporter: Aditya



















