Wartaniaga.com, Banjarmasin– Bank Kalsel resmi memulai operasional sebagai bank devisa setelah memperoleh izin dari regulator. Peluncuran operasional tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, di Banjarmasin, Senin (22/6/2026).
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan peresmian operasional bank devisa semula dijadwalkan pada 17 Juni 2026. Namun, pelaksanaannya diundur untuk menyesuaikan agenda Gubernur Kalimantan Selatan yang saat itu sedang menjalankan tugas di luar daerah.
“Alhamdulillah, hari ini beliau berkenan meluncurkan operasional Bank Devisa dan mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung keberadaan Bank Kalsel sebagai bank devisa. Ini merupakan bentuk upaya kita dalam mendukung perkembangan ekonomi daerah di Kalimantan Selatan,” ujar Fachrudin.
Sebagai penanda dimulainya layanan perbankan devisa, Gubernur H. Muhidin turut membuka rekening valuta asing (valas) pertama dalam mata uang dolar Amerika Serikat di Bank Kalsel.
Fachrudin berharap status baru sebagai bank devisa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pelaku usaha di Kalimantan Selatan yang membutuhkan layanan transaksi internasional.
“Harapan kami, masyarakat Kalimantan Selatan dapat mendukung keberadaan Bank Devisa ini. Nantinya kegiatan ekspor-impor, layanan remitansi, serta simpanan dalam bentuk valuta asing bisa kami layani dengan baik,” katanya.
Dengan status sebagai bank devisa, Bank Kalsel kini dapat menyediakan berbagai layanan perbankan internasional, seperti transaksi ekspor dan impor, remitansi, transfer valuta asing, serta layanan simpanan dalam mata uang asing. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Bank Kalsel dalam mendukung aktivitas perdagangan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.
Editor: Aditya
Sumber: Ist




















