Wartaniaga.com, Banjarmasin– Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, meresmikan operasional Bank Devisa Bank Kalsel setelah bank pembangunan daerah tersebut resmi mengantongi izin sebagai bank devisa dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Peresmian ini menjadi tonggak baru bagi Bank Kalsel dalam memperluas layanan transaksi keuangan hingga ke tingkat internasional.
Dalam sambutannya di Banjarmasin, Senin (22/6/2026), H. Muhidin mengatakan status sebagai bank devisa akan meningkatkan daya saing Bank Kalsel sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi luar negeri secara langsung.
“Alhamdulillah, Bank Kalsel kini resmi menjadi bank devisa. Ini menjadi upaya untuk meningkatkan daya saing dengan bank-bank lainnya, sehingga kita dapat melakukan transaksi langsung ke luar negeri,” ujarnya.
Menurut Muhidin, kehadiran Bank Devisa Bank Kalsel akan memberikan manfaat besar bagi dunia usaha karena transaksi internasional tidak lagi harus dilakukan melalui bank atau platform perantara. Layanan tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas perdagangan, investasi, hingga kebutuhan transaksi masyarakat yang berkaitan dengan luar negeri.
Ia juga mengajak kalangan pelaku usaha, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamar Dagang dan Industri (KADIN), pelaku UMKM, serta masyarakat luas untuk memanfaatkan layanan Bank Kalsel dalam mendukung kegiatan bisnis maupun transaksi internasional.
“Manfaatkan fasilitas Bank Kalsel untuk berbagai kebutuhan transaksi luar negeri. Dengan status bank devisa, layanan tersebut kini dapat dilakukan secara langsung melalui Bank Kalsel,” katanya.
Selain mendorong pemanfaatan layanan baru tersebut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan regulator. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola perusahaan yang baik, serta profesionalisme menjadi kunci agar Bank Kalsel terus berkembang sebagai bank devisa yang kompetitif.
“Kita mengharapkan Bank Kalsel dapat terus menjaga kepercayaan dari OJK dan Bank Indonesia, serta meningkatkan kualitas SDM agar semakin profesional demi kemajuan Bank Devisa Bank Kalsel,” tuturnya.
Beroperasinya Bank Devisa Bank Kalsel diharapkan semakin memperkuat peran bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain memperluas akses layanan perbankan internasional, status baru ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha, memperkuat sektor UMKM, serta mendorong peningkatan investasi dan perdagangan di Kalimantan Selatan.
Editor: Aditya
Sumber: Bank kalsel




















