Adapun kredit modal kerja yang dikucurkan adalah sebesar Rp50 miliar, yang mana selanjutnya akan dipergunakan untuk kebutuhan pembiayaan modal kerja dibidang usaha modal ventura, terkhusus pada pembiayaan usaha produktif kepada Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) anak perusahaan dari PT. PNMVC.
Marthin Jonathan L. selaku Kepala Divisi Kredit menyampaikan betapa pentingnya dukungan dari segala pihak bagi para pelaku UMKM. Selain dinilai memiliki potensi dan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, UMKM disebut pula sebagai tulang punggung ekonomi nasional ditinjau dari kemampuannya untuk bertahan dalam perubahan kondisi yang cepat, seperti halnya yang pernah terjadi pada krisis global tahun 1998.
“Kita semua mengetahui bahwa UMKM merupakan salah satu pondasi perekonomian nasional, tak terkecuali di daerah. Atas hal tersebut, kami meyakini bahwa dukungan yang masif terhadap pelaku UMKM dinilai sangat penting untuk dilakukan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang saat ini berada dalam kondisi yang kurang baik,” terang Marthin.
Sambutan baik turut disampaikan oleh Dr. H. Ary Bastari, Komisaris Utama Bank Kalsel, dalam menyikapi kerjasama yang dilakukan. Beliau menuturkan dengan adanya kerjasama permodalan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas bisnis positif dalam mendukung peningkatan kinerja kedua belah pihak, terkhusus memiliki manfaat bagi para pelaku UMKM.
“Dengan terjalinnya hubungan kerjasama antara Bank Kalsel dengan PT. PNM Venture Capital, kami berharap dapat memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, terkhusus bagi pelaku UMKM dalam mengakses kebutuhan permodalan maupun pendampingan usaha. Selain itu, sebagai fondasi utama dalam peningkatan perekonomian nasional, kerjasama ini juga diharapkan dapat berperan dalam menyokong program
pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional,” tutup Ary.
Reporter : Aditya




















