Suripno Sumas Menghimbau, Sikapi UU Omnibus Law dengan Bijak

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, menghimbau masyarakat khususnya Kota Banjarmasin untuk bersikap bijaksana dalam menghadapi gejolak Undang-Undang Omnibus Law (Cipta Lapangan Kerja).

Hal tersebut dilakukan agar terciptanya situasi aman dan terkendali, mengingat pada masa sekarang sedang berada dalam pandemi Covid-19.

Menurut Anggota DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, SH MH, masyarakat alangkah lebih bijaksana, apabila mencari tahu secara lengkap terkait UU Omnibus Law.

“UU ini terdapat pro dan kontra dikalangan masyarakat, tidak terkecuali di Kalimantan Selatan,” ucapnya saat reses, Jumat (30/10).

Ia menjelaskan UU Omnibus mempunyai lebih dari 1000 halaman, yang mana hal tersebut dibuat oleh orang-orang yang berpengalaman.

BACA JUGA:  H Supian HK Serahkan APD ke Gugus Tugas Covid-19 HSU

“Orang seperti kita ini sulit untuk memahami hal tersebut,” ujarnya.

Lanjutnya, masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi yang diperoleh terkait hal tersebut, agar tidak memunculkan gejolak yang mengakibatkan situasi dan kondisi di Kalsel tidak terkendali.

“Kita mensyukuri situasi di Kalsel pada saat ini masih dapat dikendalikan oleh pihak yang berwenang,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan pemerintah masih memiliki tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan tentang UU Omnibus Law, oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk mengikuti tahapan tersebut hingga akhir, agar mendapatkan kejelasan.

“Saya mengharapkan semua pihak untuk meredam hal-hal yang tidak diinginkan, seperti isu-isu yang tidak sesuai,” harapnya.

Selain itu, apabila nantinya terdapat Undang-Undang yang tidak berpihak, masyarakat dapat menindaklanjuti hal tersebut melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

BACA JUGA:  Sinergi untuk Negeri Tema Peringatan HUT TNI ke 75, Dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila

“Kita ajukan kepada Mahkamah Konstitusi, agar diajukan untuk mendapatkan perubahan,” pungkasnya.

Reporter : Aditya

Pos terkait