Ibnu Sina Pimpin FKTI Kalsel dan Menyandang DAN IV Karate

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Perhatian besar terhadap pembinaan cabang olahraga salah satunya karate, membuat Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapat kepercayaan memimpin Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Kalsel. Sabtu malam (05/09) Ibnu Sina pun dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua Umum FKTI Korda Kalimantan Selatan oleh Ketua Umum FKTI Prof Zudan Arif Fakrulloh, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin.

FKTI pun menganugerahkan sabuk hitam kehormatan DAN IV untuk Ibnu Sina atas dedikasinya membina olahraga karate di Banjarmasin. Penghargaan serupa diberikan kepada Totok Agus Daryanto ( Kadisdik Banjarmasin) dan Taufik Rifani (kadispora Banjarmasin).

Ketua Umum FKTI Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan sangat mengapresiasi Walikota Banjarmasin yang terus mendukung pembinaan olahraga karate. Apalagi selama ini Banjarmasin termasuk gudangnya atlet karateka berprestasi dunia.

BACA JUGA:  Hari Juang TNI AD, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Baksos

Karena itulah tidak salah jika FKTI korda Kalsel dipimpin Ibnu Sina akan terus menorehkan prestasi dan melahirkan kembali Fauzan-Fauzan ( Juara Dunia Karate Tradisional 2017 ) dan Mustafa ( Juara Dunia Karate Tradisional 2013 ).

Prestasi yang terbaru adalah karateka Kalsel menyabet gelar Juara Umum Kejuaraan Nasional Virtual Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) 2020.

“ Kalsel ini gudangnya atlet karate dunia, Tahun 2013 karateka Mustafa menjadi juara dunia disusul Fauzan (kini jadi anggota TNI di Bandung) juara dunia karate di tahun 2017. Tak hanya itu di tingkat nasional prestasinya bagus-bagus .Karena itulah dibawah pimpinan Ibnu Sina, Karateka Kalsel melahirkan kembali karateka dunia,” kata Zudan Arif Fakrulloh yang juga Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, kepada wartawan, Sabtu malam (05/09).

BACA JUGA:  Pemprov Kalsel Tekan Kasus Stunting Dengan Maksimal

Sensei Zudan menyampaikan harapannya kepada pengurus baru FKTI agar melaksanakan konsolidasi organisasi dan bergerak secara milenial menjadi sangat penting dalam membangun organisasi FKTI.

Pos terkait