Massa Demo Tuntut Sukrowardi Minta Maaf

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Mulutmu harimaumu, mungkin pepatah inilah yang cocok disematkan pada Sukrowardi, anggota DPRD kota Banjarmasin yang menyatakan Tata Tertib sama dengan Al-Qur’an.

Akibatnya, puluhan massa dari Organisasi Masyarakat (ormas), Habaib dan tokoh masyarakat lakukan aksi demo digedung DPRD Banjarmasin, menuntut Sukhrowardi mengklarifikasi dan minta maaf.

Ketua DPD Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) bersama Habaib dan tokoh masyarakat Banjarmasin,
H Suriansyah mengatakan menuntut Sukhrowardi agar memberikan klarifikasi dan meminta maaf.

“Kami datang dengan damai dan ingin yang bersangkutan berhadir memberikan penjelasan dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat tentang apa yang dikatakannya tersebut,” ucapnya, Senin (24/8).

Menurutnya, pernyataan yang dilakukan oleh Sukhrowardi harus dipertanggung jawabkan dengan meminta maaf secara langsung dihadapan masyarakat.

BACA JUGA:  Putus Mata Rantai Covid-19, Grab Gandeng Pemko Banjarmasin Luncurkan Grab Protect

“Jangan hanya meminta maaf melalui media sosial, akan tetapi harus secara langsung meminta maaf kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, hal tersebut adalah suatu pernyataan yang salah menyamakan tatib dengan Al-qur’an. Karena Al-qur’an adalah kitab suci dan sebuah mukjizat Rasulullah serta kalamullah, tidak bisa disamakan dengan apapun.

Sebelumnya massa meminta politikus dari partai Golkar tersebut untuk datang hadir ditengah-tengah alsi, akan tetapi Sukhrowardi tidak menunjukan batang hidungnya.

Massa aksi hanya disambut Wakil Ketua DPRD Banjarmasin H.M.Yamin,HR, politikus dari Gerindra menyampaikan Sukhrowardi sudah meminta maaf kepada masyarakat melalui media massa.

“Yang bersangkutan sudah meminta maaf kepada masyarakat yang disampaikan kepada media, baik media online atau elektronik” pungkas Yamin.

BACA JUGA:  Pemilihan Kades, PAW Desa Sebatung KenakanĀ  Pakaian AdatĀ 

Reporter : Alfian
Editor : Aditya

Pos terkait