“Memalui sinergitas dengan komponen masyarakat, dinamika komunikasi sosial dengan komponen bangsa yang semakin berkembang,” katanya.
Selanjutnya TNI AD terus dan selalu mengembangkan program komunikasi sosial utamanya dalam bentuk komunikasi sosial kreatif (komsos kreatif).
Ia menjelaskan Komsos kreatif merupakan bentuk komunikasi sosial baru yang mampu menciptakan pesan baru melalui pentas seni dan budaya. Pagelaran pencak silat tradisional sesuai kearifan lokal daerah setempat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19.
dikatakan pula bahwa memaksanai pesan ini bahwa melalui konstruksi komunikasi sosial kreatif ini akan diarahkan pada terwujudnya ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh dalam rangka pertahanan negara aspek darat.
Kegiatan dilanjutkan berbagai kegiatan pagelaran pencak silat dari masing-masing perguruan pencak silat sebanyak 8 perguruan yang ada di HSU antara lain dari perguruan pencak silat Panca Aarna, Pagar Nusa, Kera Sakti, Tapak Suci, dan Kuntaw.
Adapun pagelaran pencak silat tradisional Kabupaten HSU mengangkat tema “Membentuk SDM kreatif, inovatif dan adaptif ” yang dihadiri para staf Kodim 1001 amt/blgn, Ketua KONI ,Kadis Porapar ,Ketua IPSI, Ketua Kerguruan pencak silat se kab hsu serta para Peserta Perguruan Pencak Silat yang akan tampil, Rabu 29/7/20 bertempat di halaman Kodim 1001 Amt/blgn.
Penulis : Darma Setiawan
Editor : Aditya



















