Dikatakannya, beberapa waktu lalu kabupaten Kotabaru telah mencanangkan 8 KTB di Kecamatan Pulau Laut Utara, Pulau Laut Sigam, Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, Kelumpang Utara, Hampang, Sampanahan termasuk di Sungai Durian, dan kedepannya akan membentuk lagi 10 KTB.
Kapolres juga mengungkapkan KTB diprakarsai oleh tiga pilar, yakni TNI Polri dan pemerintah tujuannya satu, yaitu untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dari penyebaran covid-19.
Menurutnya, ada 4 fokus utama KTB, yaitu yang Pertama Tangguh kesehatan, kedua tangguh sosial ekonomi, ketiga tangguh keamanan, dan keempat tangguh kreativitas.
” Kita berharap dengan gerakan Kampung Tangguh ini bisa menjadi upaya masyarakat berkolaborasi dengan TNI Polri dan pemerintah sehingga menjaga kesehatan dan keselamatan bersama,” pungkas Kapolres.
Selain di desa Rantau Jaya kecamatan sungai durian, Bupati Kotabaru beserta Forkopimda dihari yang sama juga meninjau Kampung Tangguh Banua di 3 lokasi, yaitu di desa Lalapin kecamatan Hampang, desa Karang Payau kecamatan Kelumpang Hulu dan di desa Telagasari kecamatan Kelumpang Hilir.
Hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPRD Syairi Mukhlis Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, Dandim 1004/ Kotabaru Letkol Inf Rony Fitriyanto, Danlanal Kotabaru Letkol laut (P) Guruh dwi yudhanto, Kepala Kejari Haryoko ari prabowo, Sekdakab Drs. H. Said Akhmad, Kepala SKPD, anggota DPRD, Camat dan forkopimca masing-masing kecamatan lokasi Kampung Tangguh Banua beserta jajarannya, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta Tim siaga covid-19.
Reporter : Anaq
Editor : Mukta



















