Ketua RT setempat menuturkan bahwa sudah hampir 15 tahun lebih ditempat tersebut tidak pernah banjir lagi setelah sungainya dikeruk.
” Disini ada sekitar 25 KK, terdiri dari 90 jiwa ” ucapnya.
Ditempat terpisah, Sekda Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli mengatakan, Banjir yang terjadi di sebagian wilayah di Tanah Laut akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, mengakibatkan sungai dan irigasi tidak sanggup lagi menampung luapan air yang mengakibatkan terendamnya beberapa rumah warga, terutama yang berada di dataran rendah dan bantaran sungai.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu masyarakat melalui Dinas Sosial, baik Kabupaten maupun Provinsi.
” Semua bergerak sesuai tupoksinya masing-masing, kedepannya secara teknis akan dikaji dan analisa serta dicari solusi agar musibah banjir ini tidak terjadi lagi ” ucap Dahnial.

Kepada masyarakat, dirinya berharap agar bersabar dan berdoa, karena tidak ada seorangpun yang menghendaki musibah ini, semoga tidak terjadi luapan air yang bisa menyebabkan banjir susulan.
Penulis : Tony Widodo



















