GAPKI : Ditengah Pandemi, Produksi CPO Naik 12,6 Persen

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Jakarta- Ditengah pandemi Covid-19 yang telah berjalan lebih dari 2 (dua) bulan, kegiatan operasional di perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit masih berjalan normal dengan mengikuti protokol pencegahan secara disiplin. Bahkan, produksi CPO pada bulan April 12,6% lebih tinggi dari produksi bulan Maret.

Demikian dikatakan, Direktur Eksekutif (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) GAPKI, Mukti Sardjono dalam siaran persnya yang diterima wartaniaga.com, Senin (8/6) malam.

Menurutnya, kenaikan ini dikarenakan terjadinya penurunan produksi di bulan Maret yang diakibatkan dampak pandemi di bulan yang bersangkutan.

Sementara itu, pada sisi konsumsi dalam negeri turun 6,6%, ekspor turun 2,8% , dan harga CPO turun dari rata-rata USD 636 pada bulan Maret menjadi USD 516 per ton- Cif Rotterdam pada bulan April sedangkan nilai ekspornya turun 10% dar USD 1,82 milyar menjadi USD 1,64 milyar.

BACA JUGA:  Terkait Musda HIPMI, Ini Pesan Mardani H Maming : Boleh Bersaing Tetapi Tetap Menjunjung Tinggi Kekeluargaan

Dibandingkan Januari-April 2019, produksi CPO 2020 lebih rendah 12,2%, konsumsi dalam negeri lebih tinggi 6,2%, ekspor lebih rendah 12,1% dan nilai ekspor 9,4% lebih tinggi yaitu USD 6,96 milyar dibandingkan USD 6,37 milyar.

Dikatakannya, produksi yang lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu merupakan efek bawaan dari kemarau panjang tahun lalu. Meningkatnya produksi pada bulan April ini diharapkan merupakan titik awal fase kenaikan produksi musiman untuk tahun 2020.

Pos terkait